NewsTicker

Media: AS Tak Berani Serang Iran Karena Pasukan Garda Revolusi

Global Reserve: AS Tak Berani Serang Iran Karena Pasukan Garda Revolusi Pasukan Garda Revolusi Iran

Amerika – Sebuah laporan oleh Global Research mengkonfirmasi bahwa Amerika Serikat telah berperang dengan Iran sejak rezim diktator fasis yang diinstal oleh CIA itu digulingkan.

Laporan itu menyatakan bahwa “Amerika tidak mungkin berperang dengan Iran karena kekuatan dan kemampuan Korps Pengawal Revolusi Iran yang dapat merespons dengan kuat pangkalan-pangkalan regional Pentagon dan Israel. Tetapi apa yang tidak terbayangkan adalah kemungkinan itu bias terjadi karena kemarahan AS untuk mengubah semua negara yang berdaulat dan merdeka menjadi negara yang tergantung”.

Baca Juga:

“Kemampuan Iran untuk bertahan dalam menghadapi kampanye tekanan ekstrem rezim Trump adalah pencapaian tertinggi. Selama lebih dari 40 tahun, otoritas yang berkuasa telah menolak upaya yang dilakukan oleh AS untuk mengembalikan negara ke status negara boneka yang tunduk pada intruksi yang diberikan rezim Trump padanya,” tulis laporan itu.

Menurut laporan Sunday Tribune, Pentagon memperkuat kehadiran militer mereka di Timur Tengah. Selain kehadiran permanen kapal perang AS di perairan Teluk, mereka juga mengerahkan helikopter serang AC-130 dan Apache ke Teluk, sebagai bentuk tindakan provokatif. Meskipun kapal-kapal Iran tidak mengganggu siapa pun, mereka menjaga perairan dan mempertahankan tanah negara itu dari kemungkinan permusuhan dari para penyerang seperti Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga:

Dan menekankan bahwa “pergeseran dari ketergantungan yang besar pada ekspor minyak pada saat pengenaan sanksi rezim Trump, dan harga minyak yang rendah saat ini, memungkinkan Teheran untuk mengembangkan pasar ekspor untuk komoditas lain, termasuk petrokimia, mineral, bahan baku makanan dan produk lainnya, yang mengungkapkan sanksi rezim Trump tidak berpengaruh terhadap Iran karena Rusia, Cina dan negara-negara lain masih mempertahankan hubungan diplomatik.” (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: