NewsTicker

Saudi Desak Separatis Dukungan UEA Akhiri Pemerintahan Sendiri di Yaman Selatan

Saudi Desak Separatis Dukungan UEA Akhiri Pemerintahan Sendiri di Yaman Selatan Para Penguasa Arab

Arab Saudi – Arab Saudi mendesak separatis dukungan Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengakhiri pemerintahan sendiri yang baru mereka umumkan di Yaman selatan, dan kembali bekerja sama di bawah kesepakatan Riyadh. Saat ini keretakan dalam koalisi pimpinan Saudi yang sedang berperang di Yaman kembali terbuka pasca deklarasi Separatis Selatan.

Kantor berita SPA yang dikelola pemerintah Saudi melaporkan pada Hari Selasa (28/04), bahwa Kabinet Saudi menekankan kondisi di Aden Yaman dan beberapa provinsi selatan harus kembali seperti semula sebelum Dewan Transisi Selatan (STC) menyatakan pemerintahan sendiri dan keadaan darurat.

Baca Juga:

Mereka juga mencatat bahwa penekanan harus pada mengakhiri langkah-langkah yang bertentangan dengan perjanjian Riyadh yang ditandatangani antara kedua pihak November lalu untuk mengakhiri perebutan kekuasaan yang telah memecah belah koalisi Saudi di Yaman selatan.

Pada akhir pekan, STC dukungan UEA mendeklarasikan keadaan darurat dan mengumumkan “pemerintahan mandiri” di wilayah selatan Yaman, termasuk kota pelabuhan Aden, yang menjadi pusat sementara  pemerintahan Hadi dukungan Saudi selama agresi.

Baca Juga:

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang negaranya menjadi pendukung setia invasi pimpinan Riyadh di Yaman, mengatakan pada hari Selasa (28/04) bahwa Washington “prihatin” atas tindakan STC di tengah kekhawatiran tentang penyebaran virus corona baru (Covid-19) di negara Semenanjung Arab itu.

“Tindakan sepihak seperti itu hanya memperburuk ketidakstabilan di Yaman,” katanya dalam sebuah pernyataan. “Tindakan sepihak seperti itu tidak membantu pada saat negara diancam oleh Covid-19 dan juga menjadi ancaman yang akan mempersulit upaya Utusan Khusus PBB untuk menghidupkan kembali negosiasi politik” antara pemerintah yang diproklamirkan sendiri oleh mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi dan Gerakan Houthi Ansarullah.

Ia mendesak separatis dan pasukan yang setia kepada pemerintah mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi untuk terlibat “dalam proses politik yang sudah disepakati berdasarkan Perjanjian Riyadh.”(ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: