Headline News

UNHCR: Hampir Satu Juta Warga Yaman Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

Jenewa – Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa hampir satu juta orang terlantar di Yaman berisiko kehilangan tempat tinggal mereka karena hujan lebat dan banjir musiman, mengatakan bahwa Badan PBB itu tengah menghadapi kekurangan dana sementara Yaman sudah terancam oleh pandemi virus korona baru.

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) mengatakan pada hari Selasa (28/04) bahwa sekitar 89,4 juta dolar sangat dibutuhkan dalam beberapa minggu mendatang untuk mempertahankan agar program bantuan penyelamatan jiwa terus berjalan di Yaman, menyuarakan kekhawatiran bahwa kekurangan dana mengancam bantuan penting bagi hampir satu juta orang terlantar dan pengungsi Yaman.

Baca Juga:

“Yaman sudah dianggap sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia,” kata juru bicara UNHCR ShabiaMantoo dalam jumpa pers virtual di Jenewa.

“Negara ini sekarang juga menghadapi ancaman bencana yang tumpang tindih akibat dari pandemi corona, hujan deras dan banjir baru-baru ini,” tambahnya.

Menurut laporan awal tentang banjir, Mantoo menggarisbawahi bahwa lebih dari 100.000 orang di seluruh Yaman telah terkena dampak ini.

Juru bicara UNHCR mengatakan bahwa pemberian bantuan saat ini menjadi “mendesak” karena orang-orang itu terancam bencana banjir itu juga yang “paling rentan” terhadap virus corona.

Baca Juga:

“Bagi banyak pengungsi dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal, ini adalah masalah hidup dan mati,” kata Mantoo. “Setelah lima tahun konflik, lebih dari 80 persen dari total populasi Yaman memerlukan beberapa bentuk bantuan.”

Yaman mencatat kasus pertama virus corona baru pada 10 April. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: