NewsTicker

DK PBB Gelar Pertemuan Pertama Bahas Pandemi Corona

PBB – Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pertama mengenai pandemi virus corona pada hari Kamis (08/04), setelah berminggu-minggu mengalami perpecahan di antara lima anggota tetapnya. Para diplomat pada Hari Senin.

Pekan lalu, jengkel oleh perbedaan yang telah melumpuhkan Dewan, termasuk antara China dan Amerika Serikat, sembilan dari 10 anggota tidak tetap secara resmi meminta pertemuan yang menampilkan presentasi oleh Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.

“Rapat telah dikonfirmasi untuk diadakan pada Hari Kamis,” kata seorang diplomat kepada AFP tanpa menyebut nama. Itu akan diadakan secara tertutup pada pukul 3:00 sore.

Baca: Anggota DK PBB Minta Diadakan Rapat Khusus Bahas Dampak Covid-19

Masih belum jelas apa bentuk pertemuan yang akan diambil, atau apa yang bisa dicapai, akankah negara-negara anggota menunjukkan kesatuan dalam fakta krisis global dan keinginan untuk bekerja sama.

Pekan lalu, secara konsensus Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang menyerukan “kerjasama internasional” dan “multilateralisme” dalam perang melawan COVID-19, teks pertama yang keluar dari badan dunia itu sejak wabah dimulai.

Rusia telah mencoba menentang teks tersebut, tetapi hanya empat negara lain yang mendukung rancangan paralelnya.

Baca: Sekjen PBB: COVID-19 Bisa Bunuh Jutaan Orang di Dunia

Amerika Serikat telah lama menuntut agar setiap pertemuan atau teks PBB menekankan bahwa virus itu pertama kali muncul di China, dan ini membuat Beijing marah.

Para diplomat mengatakan pada hari Senin bahwa oposisi untuk mengadakan pertemuan dewan datang dari China dan Rusia.

“Moskow dan Beijing mengatakan mereka hanya percaya dewan harus mempertimbangkan pandemi ketika mereka berbicara tentang sebuah negara yang mengalami konflik,” kata para diplomat yang dikutip AFP.

Beberapa sumber juga mengatakan Prancis ragu-ragu tentang perlunya perundingan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: