NewsTicker

Iran Terapkan Terapi Plasma untuk Pasien Coronavirus

Iran Terapkan Terapi Plasma untuk Pasien Coronavirus Iran Terapkan Terapi Plasma untuk Pasien Coronavirus

Iran Kepala Pusat Manajemen Coronavirus, Alireza Zali mengumumkan bahwa dua rumah sakit di Teheran sekarang merawat pasien yang terinfeksi COVID-19 dengan terapi plasma.

“Rumah sakit Baqiyatallah dan Masih Daneshvari mengambil plasma dari donor yang telah pulih dari coronavirus,” kata Zali.

Dia menambahkan bahwa mengingat kenyataan efisiensi terapi plasma telah dikonfirmasi oleh FDA, metode ini sekarang sedang diterapkan di Iran, dan menekankan bahwa data pertama terkait dengan jumlah pasien virus corona yang pulih melalui metode ini akan dirilis dalam beberapa hari kemudian.

Baca Juga:

Dalam metode ini plasma darah dikumpulkan dari orang-orang yang telah pulih setelah tertular virus corona dan cairan yang kaya antibodi disuntikkan ke pasien yang berjuang melawan COVID-19 untuk mempercepat pemulihannya.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour mengumumkan pada hari Jumat bahwa 2.715 kasus virus corona baru telah diidentifikasi di negara itu, dengan jumlah total yang terinfeksi menjadi 53.183 kasus.

Hampir 20.000 pasien virus corona di Iran telah pulih sepenuhnya dan meninggalkan rumah sakit. Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan hal ini pada hari Sabtu (04/04).

Berbicara pada konferensi pers harian pada 4 April yang dikutip Tasnim, Kianoosh Jahanpoor mengatakan bahwa sejauh ini 19.736 pasien virus corona telah pulih dari penyakit ini dan telah dikeluarkan dari rumah sakit. Ia juga mencatat bahwa jumlah orang yang dites positif COVID-19 di seluruh negeri telah meningkat menjadi 55.743 setelah pendeteksian 2.560 kasus baru sejak Jumat siang.

Baca Juga:

Sementara, wakil komandan Pasukan Basij Iran mengatakan bahwa sekitar 70 juta orang di seluruh negeri telah diskrining untuk virus corona baru dalam sebuah rencana yang dilaksanakan dengan partisipasi lebih dari 50.000 tim dari Basij.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Sabtu (04/04), Brigadir Jenderal Mohammad Hossein Sepeh menyoroti langkah-langkah untuk mengatasi epidemi virus corona dan mengatakan bahwa sekitar 70 juta orang di Iran telah diskrining untuk penyakit ini dengan bantuan lebih dari 50.000 tim skrining Basij. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: