NewsTicker

ISIS Ancam Serang Kota Chicago dan Tower Bridge di London

ISIS Ancam Serang Kota Chicago dan Tower Bridge di London Tower Bridge di London

London  Meskipun Presiden AS Donald Trump telah mengklaim bahwa ISIS telah “100 persen” dikalahkan di Suriah pada tahun lalu, kelompok teroris itu sekarang dilaporkan berkumpul kembali di Timur Tengah dan Afghanistan di tengah penyebaran COVID-19.

The Daily Mirror mengutip seorang mantan perwira intelijen Inggris yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa ISIS mungkin mengambil keuntungan dari pandemi coronavirus yang sedang berlangsung untuk melancarkan serangkaian serangan terhadap negara-negara Barat.

Baca Juga:

Mantan perwira itu mengatakan kepada Daily Mirror tentang “virus menciptakan banyak ancaman yang telah dicegah selama beberapa waktu”.

“Secara praktis kondisi di Timur Tengah dapat memburuk dalam hal pertempuran yang sedang berlangsung untuk memberangus ISIS dan menjaga mereka tetap berada di luar. Banyak dari apa yang telah dicapai dapat diatasi oleh kepanikan dan kerusakan keamanan di wilayah tersebut, memungkinkan ISIS akan mereformasi dan sekali lagi menjadikan barat sebagai target serangan”, sumber itu mengklaim.

Pernyataan itu muncul ketika The Sun merujuk poster propaganda Daesh yang disediakan oleh pengawas Jihad dan Terrorism Threat Monitor (JTTM), yang menampilkan kota Chicago dan Tower Bridge di London dengan latar tulisan, “sernag mereka ketika mereka tidak mengharapkannya” dan “Coronavirus adalah prajurit Allah”.

ISIS sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket terhadap upacara pelantikan presiden Afghanistan yang terpilih dan saingannya di Kabul pada awal Maret.

Baca Juga:

Akhir tahun lalu, Jenderal Sir Nick Carter, kepala staf pertahanan Inggris, memperingatkan bahwa ISIS belum sepenuhnya dikalahkan.

“ISIS, dan ide-ide ekstremis yang diwakilinya, sama sekali belum dikalahkan – memang ancaman dari terorisme telah berkembang biak – seperti yang didemonstrasikan dalam serangan Jumat lalu di London Bridge”, jenderal tersebut menyatakan selama pidato tahunan Pertahanan Negara pada Desember lalu.

Dia berbicara seminggu setelah dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam serangan teroris di London Bridge yang dilakukan oleh pria berusia 28 tahun yang memegang pisau, Usman Khan, yang dihukum pada 2012 karena terorisme dan dibebaskan pada Desember 2018. ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: