NewsTicker

Kiat Sukses Iran Diagnosis Virus Corona dengan 2 Metode

Kiat Sukses Iran Diagnosis Virus Corona dengan 2 Metode Sorena Sattari

Iran – Wakil Presiden Iran untuk Sains dan Teknologi, Sorena Sattari, mengatakan bahwa pusat medis di negaranya mendiagnosis infeksi penyakit virus corona dengan dua jenis alat tes dan dua metode yang berbeda oleh karena itu kita bisa membuat sebuah kemajuan cukup signifikan.

Sattari mengatakan pada hari Rabu bahwa Iran sedang melakukan ratusan proyek penelitian untuk mendeteksi sifat virus Corona baru, yang juga dikenal sebagai Covid-19 ini. Ia menekankan bahwa lebih dari 2.000 tes klinis telah dilakukan di negara ini untuk proyek tersebut.

Baca Juga:

“Sejauh ini, beberapa proyek penelitian telah ditetapkan untuk penemuan sifat Covid-19, yang semuanya sedang berlangsung,” kata Sattari, menambahkan, “Lebih dari 2.000 tes klinis telah dilakukan dalam kerangka 76 proyek untuk menemukan protokol pengobatan, obat yang efektif, metode terapi sel, penggunaan plasma darah dari pasien yang pulih dan tanaman herbal yang mempengaruhi penyakit ini”.

“Penelitian-penelitian ini telah menghasilkan hasil yang signifikan yang mengarah pada pengembangan pengetahuan untuk memerangi penyakit, penghapusan obat-obatan yang tidak berpengaruh pada tren penyakit dan juga pengembangan tiga protokol pengobatan yang efektif,” jelasnya lebih lanjut.

Sattari menunjukkan bahwa penelitian ini telah dilakukan bekerjasama dengan banyak ilmuwan, peneliti yang bekerja di pusat penelitian, universitas dan perusahaan berbasis pengetahuan.

“Untuk mendiagnosis penyakitnya, untungnya, dua jenis alat tes dengan dua metode berbeda telah diproduksi secara massal di negara ini, satu didasarkan pada air liur sementara yang lain didasarkan pada tes darah”.

Baca Juga:

Di tempat lain dalam sambutannya, wakil presiden itu mengatakan, “Sistem kecerdasan buatan telah digunakan untuk mendiagnosis penyakit dan berbagai aplikasi telah dikembangkan untuk memprediksi dan melacak penyebaran penyakit”.

“Sementara negara maju dan berkembang menghadapi masalah serius di bidang penyediaan peralatan medis dan rumah sakit mereka, perusahaan berbasis pengetahuan di Iran telah menghasilkan semua produk ini dan tidak ada pasien di negara ini yang mengalami kekurangan peralatan ini termasuk ventilator, CT Scan, Ruang ICU, pembuat oksigen, dll,” Sattari menambahkan.

Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan pada hari Rabu bahwa jumlah orang yang terinfeksi virus corona di negara itu telah meningkat menjadi 64.586, dengan pasien pulih sebanyak 29.812 orang. 229.975 tes diagnosis virus corona telah dilakukan di negara sejauh ini (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: