NewsTicker

Poundsterling Anjlok Terhadap Dolar dan Euro Setelah PM Inggris Dilarikan ke ICU

FILE PHOTO: A picture illustration of U.S. dollar, Swiss franc, British pound and Euro bank notes January 26, 2011. REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo

INGGRIS – Poundsterling rontok terhadap nilai tukar Euro dan Dolar, pada hari Senin, setelah pemerintah Inggris mengumumkan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson dilarikan unit perawatan intensif, menyusul penurunan kesehatannya, karena infeksi virus Corona.

Mata uang Inggris jatuh terhadap dolar Amerika menjadi 1,224 per dolar dari 1,230 sebelumnya. Euro juga naik ke level 0,883 terhadap sterling, dari 0,878.

Sebelumnya, pound Inggris memotong kerugian terhadap dolar dan euro setelah Inggris mengkonfirmasi bahwa Johnson terus memimpin pemerintah meskipun harus menjalani isolasi mandiri.

BacaKondisi Memburuk karena Covid-19, PM Inggris Dilarikan ke ICU

Namun, pada Senin malam PM Inggris dilarikan ke Unit Perawatan Intensif (ICU) setelah kondisinya memburuk.

Johnson, 55 tahun, awalnya dirawat di Rumah Sakit St Thomas di London pada Minggu malam untuk apa yang ia katakan sebagai “tes rutin,” sebagaimana yang ia katakan di media sosial bahwa dirinya dalam “semangat yang baik.” Tetapi perubahan cepat kesehatan pemimpin Inggris itu telah mengejutkan seluruh negeri, karena tiba-tiba ia harus dilarikan ke ruang ICU di Hari Senin.

“Sepanjang siang ini, kondisi Perdana Menteri memburuk dan, atas saran tim medisnya, ia telah dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif di rumah sakit,” kata juru bicara Downing Street sebagaimana dikutip CNN. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: