NewsTicker

Tiga Pelaku Teror “Sudah Krisis Saatnya Membakar” Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Teror Coretan Bernada Provokasi

Jakarta  Aksi provokatif menggunakan coretan cat piloks bertuliskan “Sudah Krisis Saatnya Membakar” di Kota Tangerang pada Kamis (9/4/2020) malam sebelum ditetapkannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Foto dan laporan terkait kejahatan tersebut beredar di kalangan wartawan dan dibenarkan oleh Satpol PP Kota Tangerang.

“Itu ( aksi provokatif) kejadiannya kemarin,” kata Kepala Satpol PP Kota Tangerang Agus Hendra kepada wartawan di Tangerang, Jumat (10/4/2020).

Baca Juga:

Jajaran Polrestro Tangerang berhasil meringkus tersangka aksi vandalisme yang meresahkan warga.

“Ketangkapnya malam sekitar pukul 22.00 kemarin,” ungkap Juhaeni kepada Wartakotalive, Jumat (10/4/2020).

Menurutnya, dari keterangan juru parkir Pasar Anyar yang tengah berjaga saat itu, tulisan vandalisme ini sudah ada sejak kemarin pagi.

Bahkan, ada 6 titik pusat keramaian ditempel tulisan bernada provokatif tersebut. Mereka membuatnya di sejumlah ruko dan toko, pusat keramaian seperti pasar, pangkalan ojek online (ojol), dan lokasi pejalan kaki.

Baca Juga:

“Terus lapor polisi dan dimintai keterangan saksi-saksi,” ucapnya.

Juhaeni menyebut, proses penyelidikan polisi membuahkan hasil. Hal itu berkat rekaman CCTV di toko yang dindingnya dituliskan vandalisme.

“Dari CCTV polisi mengetahui ciri-ciri pelaku, kemudian dilakukan pengejaran,” kata Juhaeni. Juhaeni menyebut, dari pengejaran itu petugas akhirnya mengamankan para tersangka. “Ada 3 orang yang ditangkap, mungkin masih dalam proses pengembangan polisi,” ungkap Juhaeni.

Sebelumnya, aksi vandalisme penebar teror terkait Virus Corona di Tangerang membuat resah masyarakat. Pelaku aksi tersebut kini telah diamankan polisi. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kabag Humas Pemkot Tangerang Buceu Garnita. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: