NewsTicker

Ungkap Merebaknya Covid-19 di Kapal Induk AS, Kapten Brett Crozier Dipecat

Ungkap Merebaknya Covid-19 di Kapal Induk AS, Kapten Brett Crozier Dipecat Ungkap Merebaknya Covid-19 di Kapal Induk AS, Kapten Brett Crozier Dipecat

Amerika Serikat – Angkatan Laut AS telah memecat komandan kapal induk yang memperingatkan Pentagon bahwa para marinir Amerika akan tewas diatas kapal kecuali kapal yang terkena serangan virus Corona itu segera dievakuasi.

Kapten Brett Crozier, komandan kapal induk Theodore Roosevelt dengan 5.000 orang di dalamnya, telah meminta bantuan untuk menyelamatkan nyawa para pelautnya setelah sejumlah marinir diuji positif Covid-19 lebih dari seminggu yang lalu ketika kapal induk itu berada di Pasifik.

Baca Juga:

Kapten Brett Crozier memberitahu kepada Pentagon bahwa virus mematikan itu menyebar tak terkendali di kapal induk tersebut. Ia meminta bantuan agar para kru bisa segera dikarantina.

Ia menulis dalam memo ke Armada Pasifik Angkatan Laut bahwa kapal induk itu tidak memiliki fasilitas karantina dan isolasi yang cukup, memperingatkan strategi saat ini akan memperlambat tetapi tidak bisa menghilangkan virus.

Lewat surat empat halaman, sang kapten menuliskan bahwa mereka tak sanggup membendung penyebaran Covid-19. Ia menggambarkan situasi mengerikan di atas kapal yang saat ini telah berlabuh di perairan Guam.

“Kami sedang tidak berperang. Para pelaut tidak boleh mati,” tulis Crozier berdasarkan salinan surat yang diterbitkan San Francisco Chronicle.

Baca Juga:

Bagaimanapun, pada hari Kamis (02/03), pejabat Sekretaris Angkatan Laut AS, Thomas Modly, mengumumkan bahwa Crozier telah “dibebas tugaskan”.

“Hari ini atas arahan saya, komandan Kapal Induk AS Theodore Roosevelt, Kapten Brett Crozier, dibebas tugaskan oleh komandan kelompok penyerang kapal induk Laksamana Muda Stewart Baker,” kata Modly dalam jumpa pers Pentagon.

Sekretaris Angkatan Laut Thomas Modly, kanan, Kapten Brett Crozier, kiri,

Ia menambahkan bahwa kapten dipecat bukan karena bukti yang menunjukkan bahwa ia mengungkapkan memo itu kepada pers, tetapi lebih karena kehilangan kepercayaan.

Crozier telah membiarkan “kompleksitas tantangannya dengan penyebaran COVID di kapal untuk mengalahkan kemampuannya bertindak secara professional, ketika tindakan profesional adalah yang paling dibutuhkan pada saat itu,” kata Modly kepada wartawan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: