NewsTicker

Warbler: Menkes Saudi Akui Jumlah Kasus Covid-19 Capai 200 Ribu Orang

Warbler: Menkes Saudi Akui Jumlah Kasus Covid-19 Capai 200 Ribu Orang Akun Twitter Mujtahid

Arab Saudi  Menteri Kesehatan Arab Saudi pada hari Selasa (07/04) memperingatkan lonjakan besar dalam kasus virus corona yang bisa mencapai 200.000 orang dalam beberapa minggu kedepan. Lonjakan yang sangat tinggi dari jumlah yang diumumkan sangat tidak rasional, sehingga memancing kecurigaan bahwa kerajaan selama ini benar-benar merahasiakan jumlah kasus infeksi di negara itu.

Warbler Saudi melalui akun Twitter-nya ‘Mujtahid’ menyakini bahwa pernyataan Menkes Tawfiq al-Rabiah mengungkap angka yang sebenarnya tentang jumlah kasus infeksi COVID-19, bukan prediksi lonjakan kasus yang didasari oleh 4 studi yang memperkirakan 10 ribu hingga 200 ribu kasus dalam beberapa minggu mendatang.

Baca Juga:

“Ini adalah persiapan untuk mengumumkan angka infeksi COVID-19 yang sebenarnya dalam beberapa minggu mendatang. Puluhan atau ratusan ribu itu benar-benar ada saat ini bukan beberapa minggu mendatang,” tegas Mujtahid dalam akun Twitter-nya.

Dengan twiit satire, Mujtahid juga mengucapkan selamat atas pengakuan yang telah dibuat oleh Menteri Kesehatan Arab Saudi tentang lonjakan jumlah kasus COVID-19, yang berarti pengakuan yang selama ini disembunyikan.

Baca Juga:

“Selamat atas kalian yang telah mengumumkan angka yang sebenarnya,” tulis Mujtahid.

Dalam cuitan sebelumnya Warbler Saudi telah mengatakan bahwa jumlah sebenarnya yang terinfeksi dengan virus corona (COVID-19) di Kerajaan lebih dari ribuan dan mungkin puluhan ribu. Ia juga menyebutkan angka kasus di beberapa wilayah kerajaan, seperti wilayah Qatif lebih dari 5 ribu kasus, sementara Mekkah lebih dari 900 orang, dan di ibukota Riyadh lebih banyak dari kasus yang terjadi di Mekkah.

Selain itu, Akun Twitter “penasehat Pangeran Mohammed bin Nayef” mengungkapkan hal yang senada, bahwa pemerintah Saudi dengan sengaja menyembunyikan angka real kasus corona (COVID-19) di kerajaan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: