NewsTicker

Dubes Yaman: Kami Bisa Penuhi Kebutuhan Sendiri jika Blokade Saudi Diangkat

Dubes Yaman: Kami Bisa Penuhi Kebutuhan Sendiri jika Blokade Saudi Diangkat Duta Besar Yaman untuk Iran, Ibrahim Mohammed al-Dailami

Yaman – Duta Besar Yaman untuk Iran mengatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan bantuan internasional dan dapat mempertahankan dirinya sendiri jika seandainya blokade laut dan udara yang diberlakukan oleh koalisi pimpinan Saudi yang melancarkan serangan militer berdarah terhadap negara miskin itu dicabut.

Ibrahim Mohammed al-Dailami membuat pernyataan ini dalam sebuah wawancara eksklusif dengan kantor berita Iran Press di Teheran pada hari Minggu (03/05).

Baca Juga:

“Kami telah menerima bantuan dari PBB dan organisasi internasional. Namun demikian, masalah kita bukanlah penerimaan bantuan seperti itu. Bangsa Yaman tidak membutuhkan bantuan seperti itu, karena jika blokade dihilangkan, kami akan dapat memenuhi kebutuhan kami sendiri”.

Duta Besar itu menambahkan bahwa blokade yang diberlakukan Saudi atas Yaman telah menimbulkan berbagai krisis kemanusiaan di negaranya, termasuk kelaparan dan merebaknya berbagai penyakit, yang saat ini memakan banyak korban di Yaman.

Arab Saudi telah memberlakukan blokade habis-habisan terhadap Yaman sejak melancarkan serangan militer yang menghancurkan terhadap negara tetangganya lebih dari lima tahun lalu.

Baca Juga:

Blokade telah sangat membatasi aliran makanan, bahan bakar, dan obat-obatan untuk warga sipil Yaman dan hal ini jelas-jelas melanggar hukum kemanusiaan internasional.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya melancarkan perang yang menghancurkan Yaman pada Maret 2015 untuk mengembalikan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi ke kekuasaan dan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah.

Agresi brutal ini telah menewaskan dan melukali ratusan ribu warga Yaman dan menimbulkan krisis kemanusiaan terparah di dunia di negara itu. Lebih dari setengah rumah sakit dan klinik Yaman hancur, atau tak bisa berfungsi selama perang oleh koalisi Saudi, yang didukung secara militer oleh Inggris, AS dan negara-negara Barat lainnya. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: