Amerika

Gara-gara Minta Pelanggan Gunakan Masker, Seorang Satpam di AS Ditembak Mati

Amerika Serikat – Seorang penjaga keamanan (satpam) di toko Family Dollar di Flint, Michigan, Amerika Serikat ditembak dan kemudian meninggal dunia hanya karena menyuruh seorang pelanggan untuk mengenakan masker wajah yang telah menjadi aturan wajib ditengah pandemi virus corona di negara itu.

“Calvin Munerlyn, 43 tahun, meninggal di rumah sakit setempat setelah ia ditembak di kepalanya pada Hari Jumat lalu,” kata Letnan Polisi Negara Bagian Michigan, David Kaiser.

Baca Juga:

“Penembak dan tersangka kedua masih buron,” kata Kaiser kepada CNN pada hari Senin (04/05).

“Saksi mata di toko itu mengatakan kepada polisi bahwa Munerlyn berselisih dengan seorang wanita karena ia tidak mengenakan masker,” kata jaksa Wilayah, Genesee David Leyton, menambahkan, “Video CCTV mengkonfirmasi kejadian itu”.

Di bawah perintah eksekutif dari Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, semua karyawan ritel dan pelanggan harus mengenakan masker.

Video dari kamera pengawas juga menunjukkan bahwa segera setelah pertengkaran, wanita itu pergi dengan sebuah SUV. Tetapi sekitar 20 menit kemudian, SUV itu kembali.

Baca Juga:

“Dua pria memasuki toko dan salah satu dari mereka berteriak kepada Munerlyn tentang kenapa ia tidak menghormati istrinya,” kata Leyton. “Orang yang bersama pria itu kemudian menembak penjaga keamanan.”

“Ini tidak masuk akal. Gara-gara masker. Gara-gara masker?” ujar sepupu Munerlyn, Tina James, kepada afiliasi CNN, WJRT. “Ini bukan cara untuk mengatasi masalah saat ini. Kita harus berkumpul.”

Sementara ritel tempat Munerlyn bekerja, Family Dolar, tidak menanggapi permintaan komentar. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: