Amerika

Pentagon: Pasukan AS Bunuh 130 Warga Sipil pada 2019

Amerika Serikat – Operasi militer Amerika Serikat menewaskan sekitar 130 warga sipil dan melukai 91 lainnya di Irak, Suriah, Afghanistan, dan Somalia tahun lalu, sebuah laporan Pentagon mengungkap pada Rabu (06/05). Namun Amnesty International menekankan bahwa AS masih menghitung jumlah korban sipil dengan angka lebih rendah.

Reuters menyebut bahwa laporan itu mengatakan 108 warga sipil tewas selama operasi militer AS di Afghanistan pada 2019, dengan 22 lainnya tewas di Irak dan Suriah, dan dua warga sipil tewas di Somalia.

Baca Juga:

Daphne Eviatar, Direktur Program Keamanan tentang Hak Asasi Manusia di badan pengawas HAM internasional itu, mengatakan bahwa “Berdasarkan tempat-tempat di mana kami telah melakukan penyelidikan yang merata dan menyeluruh, militer AS masih sangat kurang menghitung jumlah penduduk sipil yang terbunuh dan terluka akibat serangan AS”.

Dalam rangka agresi dan pembantaian yang dilakukan terhadap warga sipil tak berdosa di Suriah, pesawat-pesawat tempur dari apa yang disebut koalisi internasional pimpinan-AS melakukan banyak pembantaian terhadap warga sipil ketika pesawat-pesawat tempurnya melakukan puluhan serangan di desa al-Baghouz dan lingkungan di pedesaan tenggara Deir Ezzor, membunuh dan melukai ratusan warga sipil, kebanyakan anak-anak dan perempuan, dan menyebabkan kerusakan materi yang sangat besar pada properti dan rumah warga.

Baca Juga:

Sebuah penghitungan oleh kelompok pemantau Airwars menunjukkan bahwa hanya dalam enam bulan pertama tahun 2019 di Suriah, serangan oleh apa yang disebut koalisi internasional pimpinan AS, yang mengklaim melawan organisasi teroris Daesh/ISIS, telah menyebabkan antara 416 dan 1.030 korban warga sipil. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: