Pandemi Belum Reda di AS, Pompeo akan Kunjungi Israel Bahas Aneksasi Tepi Barat

Amerika Serikat – Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan melakukan perjalanan ke Israel minggu depan untuk kunjungan singkat di tengah pandemi dan lockdown virus korona di negaranya sendiri. Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa perjalanan ini direncanakan untuk fokus pada rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mencaplok bagian-bagian Tepi Barat dan membahas masalah Iran.

Pompeo akan melakukan perjalanan ke Yerusalem untuk melihat Netanyahu dan mitra koalisinya yang baru Benny Gantz pada hari Rabu, ditengah upaya administrasi Trump membuka kembali perekonomian yang hancur akibat wabah COVID-19. Departemen Luar Negeri secara resmi mengumumkan perjalanan itu lebih dari seminggu setelah rencana untuk itu pertama kali muncul dan sehari setelah beberapa media Israel melaporkannya.

Pompeo akan “membahas upaya AS dan Israel untuk memerangi pandemi COVID-19, serta masalah keamanan regional terkait dengan pengaruh memfitnah Iran,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus dalam pernyataan Jumat seperti dikutip dalam laporan AP pada hari Sabtu (09/05).

Baca: China: Pemotongan Dana WHO Ditengah Pandemi Tunjukkan Mindset Hegemoni AS

“Komitmen AS untuk Israel tidak pernah lebih kuat daripada di bawah kepemimpinan Presiden Trump,” tamhan pernyataan itu menegaskan hubungan dekat AS-Israel.

Lebih lanjut pernyataan itu mengklaim bahwa Amerika Serikat dan Israel akan menghadapi ancaman terhadap keamanan dan kemakmuran bersama. “Di masa-masa yang penuh tantangan, kami berdiri di samping teman-teman kami, dan teman-teman kami di samping kami,” katanya.

Baca: Hamas Kecam Pernyataan Dubes AS Dukung Aneksasi Israel atas Tepi Barat

Selain itu, diplomat utama AS untuk Timur Tengah David Schenker juga mengutip laporan itu dengan menambahkan bahwa perjalanan Pompeo mendatang ke wilayah pendudukan Palestina adalah “atas undangan pemerintah Israel,” menekankan bahwa ancaman yang ditimbulkan oleh Iran ke Israel, Timur Tengah dan sekitarnya akan menjadi topik utama pembicaraan.

Schenker, bagaimanapun, menolak untuk mengomentari status diskusi aneksasi, menyebut bahwa komite pemetaan bersama AS-Israel belum menyelesaikan pekerjaannya dalam menentukan batas-batas spesifik yang mungkin diusulkan oleh rezim Israel atau diterima oleh Washington. (ARN)

About Arrahmahnews 26673 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.