NewsTicker

Venezuela Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Mantan Tentara AS terkait Serangan

Venezuela – Jaksa Agung Venezuela mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk mantan Baret Hijau AS dan dua pemberontak yang tinggal di Amerika Serikat karena peran mereka dalam operasi gagal baru-baru ini yang dimaksudkan untuk menggulingkan Presiden Nicolás Maduro dari kekuasaan.

AP melaporkan pada Hari Sabtu (09/05) bahwa Tarek William Saab mengumumkan jika Venezuela akan menuntut penangkapan Jordan Goudreau, seorang veteran Pasukan Khusus AS yang mengklaim bertanggung jawab atas tindakan subversive itu, serta Juan José Rendón dan Sergio Vergara, dua penasihat pemimpin oposisi Juan Guaido yang tinggal di AS.

“Mereka hidup dalam impunitas, dalam ketenangan di sana,” kata Saab, menambahkan bahwa Venezuela telah mengeluarkan 22 perintah penangkapan terkait dengan serangan tersebut, tetapi dia tidak menyebut nama Guaido.

Baca: Rusia Bantu Venezuela Cari Pasukan yang Gagal Culik Maduro

Selain itu, otoritas Venezuela bersikeras bahwa Washington berada di belakang operasi bersenjata, dengan Saab mengingatkan wartawan pada hari Jumat jika pemerintahan Trump sebelumnya menawarkan hadiah 15 juta dolar untuk penangkapan Maduro, dimana menurutnya menjadi alasan yang membuka pintu untuk serangan tersebut.

“Itu memberi lampu hijau untuk serangan ke wilayah kami,” tegasnya.

Menurut laporan itu, otoritas penegak hukum Amerika sedang menyelidiki Goudreau, meskipun belum jelas apakah ia akan didakwa karena Presiden AS Donald Trump tidak mengakui pemerintah terpilih di Venezuela, sehingga sangat kecil kemungkinan pemerintahannya akan menerima permintaan ekstradisi. oleh Caracas.

Baca: Keamanan Venezuela Gagalkan Serangan Laut Pembunuh Bayaran dari Kolombia

Perkembangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah seorang prajurit Amerika yang ditangkap dalam upaya penculikan Presiden Maduro yang gagal, mengakui bahwa kelompoknya telah merencanakan untuk menyerang istana kepresidenan di Caracas sebelum menculiknya “sebisa mungkin.”

Airan Berry, 41, adalah salah satu dari dua tentara bayaran AS yang ditangkap oleh pasukan keamanan Venezuela pekan ini setelah upaya yang dieksekusi serampangan untuk menggulingkan Maduro dengan menyelinap ke negara Amerika Tengah itu menggunakan sepasang kapal cepat.

Pemerintahan Trump membantah tanggung jawab dalam upaya persekongkolan bersenjata, yang mengakibatkan penangkapan dua orang Amerika, Luke Denman dan Airan Berry, yang disewa oleh perusahaan swasta Goudreau yang telah berpartisipasi dalam serangan gagal itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: