NewsTicker

PM Irak Tetapkan Pengusiran Pasukan Asing Sebagai Agenda Utama

PM Irak Tetapkan Pengusiran Pasukan Asing Sebagai Agenda Utama Militer Amerika di Irak

Irak  Seorang anggota senior komisi keamanan dan pertahanan parlemen Irak mengatakan bahwa Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi telah menetapkan pengusiran pasukan asing sebagai prioritas dalam agendanya.

“Pengusiran pasukan asing dari Irak dan implementasi persetujuan parlemen dalam hal ini adalah prioritas pemerintah Mustafa al-Kadhimi,” kata Kate’e al-Rakabi seperti dikutip oleh situs berita al-Maalomah pada hari Selasa.

Dia menambahkan bahwa al-Kadhimi telah menyusun rencana untuk penarikan pasukan asing dari Irak, yang rinciannya akan diumumkan kemudian.

Baca Juga:

Parlemen Irak meminta pemerintah untuk bekerja mengakhiri semua kehadiran pasukan asing ketika serangan balasan meningkat setelah pembunuhan seorang komandan militer Iran dan seorang pemimpin perlawanan Irak dalam serangan AS di Baghdad.

Sebuah resolusi yang disahkan oleh sesi khusus parlemen mengatakan pemerintah harus membatalkan permintaan bantuan dari koalisi yang dipimpin AS.

Anggota lain dari komisi keamanan dan pertahanan parlemen Irak pada Februari lalu memperingatkan bahwa rencana AS untuk memperpanjang kehadiran tentaranya di bawah naungan NATO menentang persetujuan badan legislatif yang menyerukan penarikan semua pasukan asing.

Baca Juga:

“Parlemen akan menentang perjanjian atau perundingan apapun antara Baghdad dan AS mengenai pengiriman misi pasukan AS, pendekatan dan kesepakatan seperti itu dengan AS bertentangan dengan RUU yang disetujui oleh anggota parlemen Irak tentang pengusiran pasukan militer asing dari Irak,” Karim al-Mahmadawi mengatakan kepada al-Ma’aloumeh pada saat itu.

Dia menambahkan bahwa persetujuan parlemen sangat jelas dan menggarisbawahi perlunya penarikan semua pasukan asing, dan menekankan tidak perlu perjanjian lain.

Mahmadawi mengatakan bahwa tidak perlu kehadiran 5.000 pasukan AS di Irak seperti yang diklaim oleh Washington untuk tujuan pelatihan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: