NewsTicker

Nasrallah: Si ‘Idiot’ Menhan Israel Karang Kemenangan Palsu Penarikan Iran dari Suriah

Nasrallah: Si ‘Idiot’ Menhan Israel Karang Kemenangan Palsu Penarikan Iran dari Suriah Sekjen Hizbullah Kecam Menhan Israel

Lebanon – Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, menyebut Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett sebagai “idiot” pada hari Rabu (13/05), karena ambisinya untuk mengusir Iran dari Suriah pada akhir tahun 2020, dengan menyebarkan cerita palsu.

“Bennett berkata dengan bodoh bahwa pada akhir 2020 ia akan mengusir Iran dari Suriah. Perhatikan tanggal itu, akhir tahun 2020,  dan kita akan lihat, “kata ketua kelompok perlawanan yang berbasis di Lebanon itu.

Baca Juga:

Sekjen Hizbullah itu menyatakan bahwa klaim Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett tentang penarikan pasukan Iran keluar dari Suriah karena operasi militer Israel adalah sebuah  kebohongan nyata.

“Di Suriah sedang ada pertempuran khayalan yang dilakukan Israel yang diberi judul ‘tidak membolehkan kehadiran pasukan Iran di Suriah,” katanya, menambahkan, “Memang ada penasehat Iran di Suriah sejak 2011, tetapi tidak ada pasukan militer Iran disana”.

“Suriah,” kata pejabat Hizbullah itu, “memiliki dukungan yang cukup dari sekutu-sekutunya hingga tidak membutuhkan kehadiran pasukan reguler Iran (disana)”.

“Menteri Perang Israel berbohong kepada para penggemarnya dan pada dunia ketika dia berbicara tentang kemenangan di Suriah, yang merupakan kemenangan fiktif,” tambah Nasrallah menekankan  bahwa Tel Aviv telah menempatkan taruhannya pada pemberontak anti-Damaskus di selatan negara itu pada 2011 , tapi kalah perang.

Nasrallah juga mengindikasikan bahwa serangan Israel baru-baru ini di Suriah tidak akan mendorong Hizbullah untuk menarik pasukannya dari negara itu.

“Israel kalah perang di Suriah, dan mereka menargetkan semua yang terkait dengan pembuatan rudal di Suriah, karena mereka percaya bahwa rudal-rudal itu menimbulkan risiko tinggi bagi Israel,” katanya.

Baca Juga:

“Israel percaya bahwa Suriah menimbulkan ancaman bagi mereka dan mereka khawatir akan kehadiran Iran dan gerakan Perlawanan di sana,” tambahnya.

Komentar Nasrallah ini menyusul komentar Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett minggu lalu yang memperingatkan Iran bahwa Teheran “tidak ada hubungannya di Suriah” dan bahwa Israel “tidak akan menghentikan” operasinya di negara itu “sebelum mereka meninggalkan Suriah”.

Bennett menuduh Iran berusaha membangun dirinya di perbatasan dengan Israel untuk mengancam Tel Aviv, Yerusalem dan Haifa,” tetapi menambahkan bahwa serangan Israel baru-baru ini telah memaksa Republik Islam itu untuk “agak mengurangi kegiatan mereka. Mereka telah memindahkan beberapa pasukan mereka dari utara ke tempat lain di Suriah, atau bahkan di luar Suriah, karena Israel telah meningkatkan operasinya melawan mereka. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: