Amerika Latin

Militer Venezuela Akan Kawal Tanker-tanker Iran

Militer Venezuela Akan Kawal Tanker-tanker Iran

Caracas – Militer Venezuela akan mengawal dan mempertahankan tanker Iran yang mengirim bahan bakar ke Republik Bolivarian ketika memasuki zona ekonomi eksklusif Venezuela, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino mengatakan pada hari Rabu.

Dalam wawancara televisi, Padrino mengatakan pengawalan akan dilakukan untuk “menyambut tanker dan sebagai rasa terima kasih kepada rakyat Iran atas solidaritas dan kerja sama mereka,” Reuters melaporkan.

Padrino lebih lanjut mengatakan bahwa pemerintah Venezuela telah melakukan kontak dengan Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami untuk memastikan keamanan transportasi.

Baca Juga:

Sanksi AS terhadap Venezuela telah melumpuhkan ekonomi negara Amerika Selatan, meskipun kaya akan minyak dan sumber daya lainnya.

Namun, meskipun kaya minyak, Venezuela terpaksa menutup kilang minyak terakhirnya hingga menyebabkan kekurangan bahan bakar utama.

Menanggapi kekurangan bahan bakar ini, Iran mengirim lima tanker ke Venezuela untuk membantu meringankan kesulitan ekonomi sekutunya di Amerika Selatan.

Kamis lalu, seorang pejabat AS mengatakan negaranya percaya dengan “tingkat kepastian yang tinggi” bahwa Venezuela membayar Iran dengan berton-ton emas sebagai imbalan bahan bakar.

“Ini tidak hanya tidak diterima oleh Amerika Serikat tetapi juga tidak diterima oleh kawasan, dan kami sedang melihat langkah-langkah yang dapat diambil,” kata pejabat itu kepada Reuters.

Baca Juga:

Pejabat itu tidak menguraikan langkah-langkah apa yang sedang dipertimbangkan tetapi mengatakan bahwa semua opsi akan diberikan kepada Presiden AS Donald Trump.

Pada hari Jumat, sebuah kantor berita Iran memperingatkan AS agar tidak mengambil tindakan terhadap beberapa tanker berbendera Iran yang mengangkut bahan bakar ke Venezuela.

“Jika Amerika Serikat, seperti halnya perompak, berniat menciptakan rasa tidak aman di perairan internasional, maka tindakan itu akan mengambil risiko berbahaya dan itu tentu saja tidak akan dibiarkan tanpa balasan,” kantor berita IRNA melaporkan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi pada hari Minggu juga memperingatkan bahwa “Jika Amerika mengambil tindakan apa pun terhadap pergerakan kapal kami yang bebas dan legal, mereka akan menghadapi tanggapan tegas kami.” (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.780 pelanggan lain

Pengunjung

  • 52.003.104 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: