NewsTicker

Berebut Barang Curian, Teroris Pro Turki dan Takfiri Saling Serang di Suriah

Militan Pro Turki dan Takfiri Suriah

Suriah – Pertikaian antara militan Takfiri yang didukung Turki meletus di provinsi Hasakah, timur laut Suriah, menyusul perselisihan mengenai distribusi benda-benda curian.

Bentrokan pecah antara Korps al-Rahman yang didukung Turki, Divisi Sultan Murad, dan Divisi Mu’tasim di beberapa desa di dekat kota Tal Tamr dan Ras al-Ain, di utara provinsi Hasakah, sumber mengatakan kepada Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), seperti dilansir PressTV.

Baca Juga:

Pertikaian itu berkobar setelah perselisihan tentang distribusi benda-benda curian, yang dijarah para teroris dari rumah-rumah di daerah itu. Mereka juga berselisih soal pengambil alihan rumah.

Anggota Divisi Sultan Murad setidaknya membakar banyak rumah di desa Bu’ayrir dan desa Ras al-Ain setelah menjarah, SOHR melaporkan.

Serangan pembakaran terjadi ketika pada pertengahan April kelompok militan yang didukung Turki juga membakar bangunan tempat tinggal di Hasakah.

Tindakan pembakaran terjadi di kota Tel Arqam, yang terletak 10 kilometer barat kota Ras al-Ain di dekat perbatasan Suriah dengan Turki, di mana gerilyawan dari Batalyon Badr Martyrs menyerang daerah itu.

Ada juga lonjakan penculikan di daerah-daerah di mana gerilyawan Takfiri yang didukung Turki hadir, khususnya di Ras al-Ain.

Militan yang didukung Ankara dikerahkan ke timur laut Suriah pada Oktober lalu setelah pasukan militer Turki melancarkan invasi lintas perbatasan dalam upaya untuk mendorong militan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) menjauh dari daerah perbatasan.

Baca Juga:

Turki memandang YPG yang didukung AS sebagai organisasi teroris yang terikat dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang mencari kemerdekaan di Turki sejak 1984.

Pada akhir bulan lalu, tentara Turki membawa bala bantuan militer tambahan ke provinsi Hasakah sebagai bagian dari ofensif lintas perbatasan yang ilegal dan bertentangan dengan hukum internasional.

Pemerintah Suriah berulang kali dengan tegas menolak operasi yang dipimpin Turki sebagai pelanggaran terang-terangan atas kedaulatannya dan berjanji akan membebaskan seluruh negara dari pendudukan yang dipimpin asing.

Provinsi Hasakah Suriah juga telah menyaksikan penyebaran konvoi militer AS selama beberapa bulan terakhir karena Washington telah lama memasok Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dengan senjata dan pelatihan, menyebut kelompok itu mitra utama dalam perang yang diklaim Washington untuk melawan Daesh. YPG dianggap sebagai tulang punggung SDF. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: