NewsTicker

Yusuf Muhammad: Waspada Provokasi Jahat 2 Media Abal-abal Serang Jokowi dengan Isu Agama

Yusuf Muhammad: Waspada Provokasi Jahat 2 Media Abal-abal Serang Jokowi dengan Isu Agama Screenshoot media

Surabaya – Pegiat medsos Yusuf Muhammad dalam akun fanpage Facebooknya membongkar dua media Gelora News dan RMOL.id yang membuat framing jahat dan keji kepada Jokowi soal konser virtual, foto yang dipajang di dua media tersebut foto lama, kemana dewan pers disaat dua media ini membuat sebuah gerakan untuk merong-rong pemerintahan.

Meskipun Rmol.id sudah mengganti fotonya namun media gelora news tetap menggunakan foto provokasi.

Menurut Yusuf, fitnah keji bawa-bawa agama dilakukan dua media yang sering melakukan framing jahat. Coba perhatikan, Foto presiden Jokowi pada tahun 2017 dibuat seolah-olah kejadiannya baru saja.

Baca Juga:

Mereka sengaja ingin memanfaatkan umat Islam untuk memprovokasi dan berkomentar buruk terhadap pemerintah.

Coba bayangkan, mereka bikin framing jahat dan cenderung fitnah, dengan harapan umat Islam akan berkomentar buruk pada umaronya (presiden). Catat ya, bukan kritikan melainkan cacimaki akibat fitnah media abal-abal.

Lalu apa yang akan di dapatkan umat Islam? Coba renungkan dalam hati.

Heran juga disaat ribuan masyarakat bergotong-royong berdonasi untuk mengumpulkan sumbangan bagi masyarakat lain yang membutuhkan, eh malah ada segelintir orang memfitnah dgn keji kegiatan konser Amal virtual. Udah gitu pake bawa-bawa agama Islam. Edyan!

Konser virtual yang merupakan rekaman dari rumah para pengisi acara dipelintir sebagai konser sungguhan yang bayangan para manusia bodoh ada mengumpulkan masa seperti pada foto sampul berita abal-abal dambaan pembenci pemerintah.

Baca Juga:

Gini kalau saya meluruskan informasi hoax dari mereka malah dituding bajer istana. Padahal rumput istana saja saya belum pernah nginjak, apalagi masuk ke dalam istana.

Coba buktikan kalau ada foto saya di Istana, nanti akan saya kasih uang 10 juta. Serius ini. Sejak 2014 saya bangga jadi relawan pakdhe. Bangga bisa meuruskan hoax yang terus disebarkan tanpa henti oleh barisan sakit hati pembenci Jokowi.

Framing jahat media ini memang sengaja untuk memberi amunisi para kelompok oposisi agar bisa menyerang pemerintah secara membabi buta.

Untuk itu, melalui tulisan ini saya sarankan buat para pembenci. Tobat lah wahai kalian. Kita sedang menghadapi pandemi corona, hentikan framing jahat dan hoax yang kalian lakukan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: