NewsTicker

Israel, Lobi Yahudi dan Kebrutalan Polisi AS

Israel, Lobi Yahudi dan Kebrutalan Polisi AS Karikatur Trump

Amerika Serikat – USA Today baru saja menerbitkan sebuah artikel tentang sejarah kebrutalan polisi terhadap orang-orang  kulit hitam di Amerika Serikat dan menyoroti masa kolonial pra-Amerika Serikat. Tajuk utama itu mengutip sejarah 400 tahun rasisme anti-kulit hitam di Amerika Serikat, dan berbicara tentang patroli budak yang pada dasarnya semacam regu main hakim sendiri yang menegakkan perbudakan dan mencoba untuk menangkap budak yang melarikan diri serta orang-orang yang membantu mereka. Dan kemudian setelah Perang Saudara dan penghapusan perbudakan, kelompok-kelompok serupa seperti Ku Klux Klan bermunculan, dan sering mendapat bantuan dari departemen kepolisian dan lembaga di negara itu.

Sejarah ini berjalan selama 400 tahun dan bahkan hari ini, kita memiliki hampir semacam pasukan pendudukan di mana lingkungan Afrika-Amerika dipatroli oleh petugas kulit putih untuk sebagian besar, yang tidak tinggal di sana, tinggal jauh dari sana di banyak kasus bahkan tidak di kota. Dan mereka bertindak seperti pasukan pendudukan. Dan tentu saja, Israel telah berperan untuk melatih para perwira polisi Amerika ini karena mereka ahli dalam menciptakan pasukan pendudukan untuk meneror masyarakat setempat.

Baca Juga:

Jadi, saya ingin menyoroti beberapa hal yang tak diangkat oleh artikel USA Today ini, karena saya pikir menarik bahwa ada hal-hal yang dianggap tabu terhadap aspek-aspek tertentu dari cerita ini. Saya baru saja menyebutkan bahwa Israel berada di garis depan dalam melatih para polisi Amerika dalam taktik teror hari ini. Mereka melatih banyak perwira Twin Cities (Minneapolis dan Saint Paul) dan mungkin memikul sebagian tanggung jawab atas kematian George Floyd, karena salah satu hal yang mereka ajarkan adalah taktik menekankan lutut di leher yang sebenarnya dikembangkan Israel di Palestina, pada 2004 atau lima atau sekian, dan kemudian mereka mulai mengajarkannya kepada para perwira Amerika dan itulah bagaimana taktik ini masuk ke Amerika Serikat, tetapi kita tidak pernah membicarakannya di media arus utama, atau universitas, siapa pun yang mengangkat persoalan ini di Amerika Serikat akan ditembak jatuh oleh lobi Zionis Yahudi yang sangat kuat.

Hal Tabu lain dan yang serupa adalah larangan berbicara tentang fakta bahwa orang Yahudi, orang Yahudi kaya bukan orang Yahudi biasa, tetapi orang Yahudi terkaya, secara besar-besaran mewakili perdagangan budak ini, dan tempat untuk mencari tahu tentang hal ini adalah seri yang diterbitkan oleh Nation of Islam. Sebenarnya kelompok riset NOI menyebutnya sejarah orang kulit hitam dan Yahudi. Ini buku yang luar biasa. Buku ini menggunakan metodologi historis terbaik. Dan, tentu saja, orang bisa memperdebatkan kesimpulannya. Tapi ini adalah buku ilmiah yang sangat padat, namun dilarang dari Amazon dan tidak ada yang diizinkan untuk membicarakan ini karena orang-orang Yahudi yang sangat kaya, keturunan yang sama, pada dasarnya versi orang-orang yang menjalankan perdagangan budak itu, adalah yang mengontrol media kita, dan perbankan kita, sistem kita, dan memiliki kekuatan yang sangat besar, tetapi kita kemudian akan mengatakan bahwa itu sebabnya kita tidak bisa membicarakannya.

Baca Juga:

Dan satu hal lagi yang tidak dapat kita bicarakan hari ini adalah kenyataan bahwa sebagian alasan mengapa ada jenis tentara pendudukan yang dinamis antara polisi kulit putih dan lingkungan Afrika-Amerika adalah karena, orang Afrika-Amerika memiliki tingkat kejahatan sekitar tujuh kali lebih tinggi daripada semua etnis lain, dan itu bahkan ketika kita berbicara soal pendapatan.

Jadi ada kerusakan parah dari unit keluarga di komunitas kulit hitam dan itu sebenarnya diciptakan oleh kekuatan progresif yang sangat liberal yang memberi tahu kita wacana resmi ini seperti yang diterbitkan di AS hari ini tentang sejarah rasisme dan perlakuan buruk terhadap orang kulit hitam. Mereka memperlakukan orang kulit hitam sebagai yang terburuk dari orang lain karena mereka telah berperang melawan agama kulit hitam dan keluarga kulit hitam sejak tahun 1950-an dan 1960-an, mereka berusaha untuk memaksakan sekularisme pada komunitas kulit hitam yang secara alami merupakan komunitas relijius.

Baca Juga:

Mereka telah menghancurkan keluarga-keluarga kulit hitam hari ini. Dua pertiga anak kulit hitam lahir di luar nikah. Itu sebabnya tingkat kejahatan tujuh kali lebih tinggi di antara orang kulit hitam daripada di antara etnis lain di Amerika Serikat, tetapi Anda tidak diperbolehkan untuk membicarakannya juga. Jadi, terus terang, solusi untuk ini adalah memiliki Nation of Islam dan kelompok-kelompok berbasis keagamaan yang serupa untuk menegakkan nilai-nilai keluarga dan penegakan hukum di komunitas kulit hitam dan membuat para perwira kulit putih rasis keluar dari komunitas-komunitas itu. Dan sampai hal itu terjadi, saya khawatir masalah ini mungkin akan terus berlanjut. (ARN)

Kevin Barrett adalah penulis, jurnalis, dan pembawa acara radio dari Amerika dengan gelar Ph.D. dalam Studi Islam dan Arab. Ia telah mempelajari peristiwa 9/11 sejak akhir 2003. Ia menulis artikel ini untuk situs web Press TV.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: