Amerika

Beijing Marah Saat AS Tuduh China Manfaatkan Kematian Floyd untuk Propaganda

China – Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah melakukan “kebohongan”, dengan menuduh Beijing memanfaatkan kematian George Floyd untuk “propaganda yang menggelikan”.

“Pompeo masih berbohong dan terus memfitnah orang lain,” ujar Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, pada hari Senin (08/06) sebagaimana dikutip CNN.

Baca Juga:

Ia menambahkan bahwa “masyarakat AS masih menderita diskriminasi sistematis, ini bukan propaganda luar, tetapi ini adalah keadaan yang ada di AS yang telah disuarakan oleh banyak orang”.

Hua mengatakan “kesamaan hak untuk minoritas tetap sulit didapat (di AS)” dan “para politisi AS yang berusaha melemparkan kesalahan itu adalah tidak bermoral dan tidak membantu”.

Komentar Hua ini dikeluarkan setelah Pompeo merilis pernyataan pada hari Sabtu yang menuduh China mengeksploitasi “kematian tragis George Floyd untuk membenarkan penolakan otoriternya atas martabat dasar manusia”. Pompeo mencatat bahwa upaya propaganda China ini “harus dilihat karena mereka adalah penipu”.

Protes masih terus berlangsung di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia hingga malam tadi, setelah kematian Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata yang terbunuh dalam tahanan polisi.

Baca Juga:

Keluarga Floyd telah meminta PBB untuk campur tangan dalam kasus ini, dan untuk merekomendasikan reformasi sistemik kepada pasukan polisi di AS.

Perwira polisi Minneapolis, Derek Chauvin, yang terlihat dalam sebuah video menekankan lututnya ke leher Floyd, didakwa dengan pembunuhan tingkat dua, dengan ancaman hukuman maksimum 40 tahun.

Chauvin juga didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua, dengan ancaman hukuman maksimum masing-masing 25 tahun dan 10 tahun. Tidak jelas apakah, jika dinyatakan bersalah atas tuduhan tambahan itu, hukuman Chauvin akan dijalani secara bersamaan atau berurutan. Itu akan menjadi kebijaksanaan hakim. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: