NewsTicker

Warga Golan: Terorisme Ekonomi Tak Goyahkan Komitmen atas Tanah Air Suriah

Suriah – Warga Quneitra dan Golan menegaskan bahwa perang selama bertahun-tahun yang diluncurkan oleh pemerintah AS di Suriah dan terorisme ekonomi terhadap mata pencaharian warga Suriah di bawah apa yang disebut “Caesar Act” tidak akan mempengaruhi komitmen mereka terhadap tanah air, melainkan justru meningkatkannya.

Sebuah pertemuan diadakan di kota Khan Arnabeh di Quneitra dimana para peserta menekankan bahwa warga Suriah yang telah menggagalkan puluhan plot Amerika di masa lalu akan menggagalkan plot Amerika hari ini, yang dijuuki “Caesar Act” yang menargetkan warga Suriah dalam mata pencaharian dan pengobatan mereka.

Para peserta menekankan bahwa upaya AS dan sekutunya untuk menyerang ekonomi Suriah melalui manipulasi nilai tukar mata uang ini akan menemui kegagalan.

Baca: Suriah Kecam Pelanggaran HAM Israel atas Warga Dataran Tinggi Golan

Mereka menyerukan masyarakat internasional untuk ikut campur dan mencabut sanksi ekonomi terhadap warga Suriah dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri rakyat Suriah, yang memiliki hak tunggal untuk menentukan nasib mereka sendiri dan menentukan masa depan Suriah.

“Caesar Syria Civilian Protection Act” juga dikenal sebagai Caesar Act akan mulai berlaku pada pertengahan Juni. Republik Arab Suriah mengutuk keras pengenaan sanksi lebih lanjut oleh pemerintah AS itu, menekankan bahwa sanksi tersebut didasarkan pada banyak kebohongan dan klaim palsu oleh pihak-pihak yang memusuhi negara Suriah. Ini termasuk dalam kerangka perang yang mereka nyatakan dengan menggunakan berbagai metode, termasuk terorisme, blokade ekonomi, tekanan politik dan kampanye kotor. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: