NewsTicker

Arab Saudi Beri Sinyal Pemulihan Hubungan dengan Suriah

Arab Saudi Beri Sinyal Pemulihan Hubungan dengan Suriah Dubes Saudi di PBB

Riyadh – Arab Saudi memberi sinyal pemulihan hubungan dengan Suriah ketika kebijakan anti-Damaskus selama bertahun-tahun yang dipelopori oleh kerajaan dan sekutu regionalnya gagal mendepak Assad dari kekuasaan.

Dubes Arab Saudi untuk PBB, Abdullah bin Yahya al-Muallami, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Russia Today bahwa hubungan antara Riyadh dan Damaskus dapat dipulihkan kapan saja, “jika krisis Suriah berakhir dan faksi-faksi Suriah menyetujui masa depan negara itu.”

Diplomat Saudi juga mengatakan bahwa Suriah “suatu hari” harus kembali ke Liga Arab.

Baca Juga:

Organisasi regional yang beranggotakan 22 negara itu menangguhkan keanggotaan Suriah pada November 2011, dengan mengutip dugaan tindakan keras Damaskus atas protes oposisi. Suriah mengecam langkah itu sebagai “ilegal dan melanggar piagam organisasi.”

Ditanya tentang kemungkinan membuka kembali kedutaan kerajaan di Damaskus bersama Uni Emirat Arab (UEA), al-Muallami mengatakan, “Saat ini tidak ada langkah serupa dalam waktu dekat karena waktunya belum tiba.”

Media Suriah mengumumkan pada Januari bahwa Arab Saudi berniat untuk memulihkan hubungan dengan pemerintah Bashar al-Assad, dengan laporan yang mengindikasikan bahwa al-Muallami secara resmi mengundang mitra Suriah-nya, Bashar al-Jaafari, untuk menghadiri upacara khusus KTT G20 di Riyadh, pada bulan Desember tahun lalu.

Baca Juga:

Sekutu utama Arab Saudi, UEA menyatakan pembukaan kembali kedutaan besarnya di ibukota Damaskus pada Desember 2018. Bahrain tidak lama setelah itu mengatakan kedutaan besarnya di Damaskus dan misi diplomatik Suriah di Manama telah beroperasi “tanpa gangguan.”

UEA, Bahrain, dan Oman juga melanjutkan penerbangan ke Damaskus pada Januari lalu.

Pemulihan hubungan diplomatik Liga Arab dengan Damaskus terjadi pada saat keretakan yang melebar antara negara-negara anggota ketika perang di Suriah berakhir dengan pembebasan sebagian besar wilayah dari teroris Takfiri. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: