NewsTicker

Ejekan Pedas Tehran: AS Segera Bertekuk Lutut Dihadapan Iran

Ejekan Pedas Tehran: AS Segera Bertekuk Lutut Dihadapan Iran Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi

Iran – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, mengecam terorisme ekonomi AS dan tekanan pada rakyat Iran, mengatakan bahwa sanksi AS telah gagal dan bahwa pemerintah di Washington “akan segera berlutut di hadapan Bangsa Iran”.

Dalam sebuah postingan di akun twitter-nya padaJumat (12/06), Abbas Mousavi membalas ungkapan puas Washington atas  sanksi ekonomi pada Teheran, dan mengatakan bahwa pemerintah yang menekankan lutut kepada rakyatnya sendiri, pasti senang dengan penerapan terorisme ekonomi pada negara lain.

Baca Juga:

“Sebuah pemerintahan yang kebijakannya mengandalkan ‘menekankan lutut’ baik pada  rakyatnya sendiri atau yang lain di seluruh dunia, pasti sangat senang dengan (melakukan) terorisme ekonomi dan tekanan pada publik,” kata Mousavi, merujuk pada pembunuhan brutal warga AS turunan Afrika, George Floyd, yang kehilangan nyawanya setelah seorang polisi kulit putih menekankan lutut di lehernya selama hampir sembilan menit di Minneapolis pada 25 Mei.

“Tapi kalian tahu, bukan leher bangsa Iran, tetapi lutut kalian yang akan terluka. Kalian akan segera berlutut di hadapan Bangsa Iran,” tambahnya.

Kematian Floyd telah memicu demonstrasi massa di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, menyalakan kembali amarah yang telah lama dirasakan atas pembunuhan polisi terhadap warga Afrika-Amerika dan menghidupkan kembali gerakan Black Lives Matter.

Baca Juga:

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyandingkan cuitannya dengan komentar yang baru-baru ini dibuat oleh Perwakilan Khusus AS untuk Iran, Brian Hook, yang mengatakan kepada televisi Al Arabiya milik Saudi bahwa Washington senang dengan hasil sanksi terhadap Teheran dan bahwa Menlu AS Mike Pompeo telah menetapkan persyaratan untuk negosiasi dengan negara tersebut.

Hook juga mengklaim dalam wawancaranya dengan Al Arabiya bahwa sanksi AS telah melemahkan Iran dan memengaruhi dukungan Teheran bagi gerakan perlawanan Libanon, Hizbullah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: