NewsTicker

Hassan Nasrallah Jawab Rumor Hizbullah Akan Gulingkan Rezim Lebanon

Pidato Sekjen Hizbullah

Lebanon – Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan pada malam Selasa (16/06) bahwa tuduhan Hizbullah ingin menggulingkan pemerintahan Lebanon adalah “rumor yang tidak berdasar,” memperingatkan bahwa situasi saat ini membuat perubahan tidak dapat dicegah, menekankan bahwa siapapun yang ingin ingin melucuti senjata Lebanon dengan tekanan ekonomi akan gagal.

“Ketika protes meledak tentang kenaikan nilai tukar dolar dan aksi kekerasan terjadi di Beirut dan Tripoli, beberapa “pihak” menuduh Hizbullah dan gerakan Amal bertanggung jawab dan mengatakan keduanya ingin menggulingkan pemerintahan. Di masa lalu mereka mengatakan bahwa pemerintahan ini (Lebanon) adalah pemerintahan Hizbullah, jadi apakah Hizbullah begitu bodoh untuk menjatuhkan pemerintahannya sendiri? Ini adalah tanda kebingungan dan absurditas, ”kata Sayyed Nasrallah dalam pidato televisi yang membahas perkembangan terbaru sebagaimana dikutip Al-Manar.

Baca Juga:

“Protes 6 Juni terhadap senjata Hizbullah adalah sebuah kegagalan, protes itu menghadapi kemunduran. Mencampur aduk  antara slogan melucuti Hizbullah dan slogan reformasi yang sah adalah terkutuk,” kata Sekretaris Jenderal Hizbullah itu, mengecam cara yang dilakukan beberapa kekuatan politik untuk melucuti senjata perlawanan, menyebutnya sia-sia, serta mendesak mereka untuk memberikan beberapa alternatif lain.

“Beberapa pihak dan kelompok menyerukan demo di bawah slogan-slogan untuk melucuti senjata perlawanan dan mengimplementasikan Resolusi 1559 (PBB). Menuntut gerakan 17 Oktober dan kaum revolusionernya yang bertanggung jawab atas slogan-slogan ini adalah salah dan tidak tepat. Ini memperparah revolusi, karena banyak dari mereka yang turun ke jalan pada 17 Oktober tidak percaya pada sikap ini dan tidak memiliki sikap bermusuhan terhadap gerakan perlawanan,” ujar Sayyed Hassan.

Sayyed Nasrallah menambahkan, “Masalah sebenarnya adalah situasi ekonomi dan sosial, kenaikan nilai tukar dolar dan masalah impor dan ekspor. “Memaksakan Resolusi 1559 ke dalam jenis tuntutan ini memiliki dampak negatif, karena itu mengarah pada perpecahan, seperti yang sebenarnya terjadi di lapangan”.

Pemimpin Hizbullah itu berbicara kepada mereka yang menyerukan penghapusan senjata Hizbullah, dengan mengatakan, “Melalui slogan-slogan, kalian tidak akan berhasil meyakinkan mereka yang menghadapi serangan harian di Bekaa Selatan dan Barat. Senjata Perlawanan, bagi rakyat kita, adalah bagian dari budaya kita, doktrin strategis dan lebih mendalam daripada yang bisa dibayangkan orang-orang lain”.

“Adalah tanggung jawab semua kekuatan politik dan agama untuk mencegah negara kita mendekati kekacauan, dan menghindari hasutan politik atau sektarian,” kata Sayyed Nasrallah, menambahkan bahwa Hizbullah akan melakukan apa saja untuk menghindari hasutan dan bentrokan, “tidak ada yang tidak bisa dibicarakan”.

“Apa yang berarti pengkhianatan moral adalah keterlibatan para pemimpin politik dan agama dalam hasutan sektarian,” katanya, mengecam kampanye tidak adil untuk meminta Hizbullah bertanggung jawab atas pembakaran dan vandalisme selama protes Sabtu lalu. Ia juga mengutuk serangan terhadap pasukan keamanan dan properti publik, serta penghinaan terhadap simbol dan kesucian.

Baca Juga:

Sayyed Nasrallah meminta otoritas keamanan dan kehakiman untuk menginterogasi perusuh dan mengumumkan identitas mereka.

“Upaya untuk menyalahkan kami atas insiden yang terjadi adalah tuduhan yang tidak adil dan menyedihkan. Tingkat tuduhan terhadap Hizbullah dan gerakan Amal telah mencapai tingkat kekejaman, ” katanya.

Sayyed Nasrallah juga memuji semua upaya rekonsiliasi di antara partai-partai politik yang berbeda, mengatakan upaya seperti itu harus didorong dan dijauhkan dari politisasi.

Beralih ke masalah kekurangan dolar di Lebanon, Sayyed Nasrallah mengatakan ada informasi tertentu dan pasti bahwa Amerika telah mencegah transfer jumlah dolar yang diperlukan ke Lebanon.

“Amerika mengganggu dan menekan Bank Sentral Lebanon (BDL) untuk mencegahnya dari menyuntikkan dolar ke pasar”.

“Sebuah bank Lebanon, yang dilindungi oleh kekuatan politik, sejak Agustus 2019 telah mengumpulkan puluhan juta dolar dan memindahkan dolar-dolar itu keluar dari Lebanon,” ungkap Sayyed Nasrallah.

“Siapa yang mengambil 20 miliar dolar dari bank-bank Lebanon belakangan ini? Ini dikonfirmasi sesuai dengan pernyataan dan catatan resmi. Para pejabat mengatakan dalam pertemuan bahwa 20 miliar dolar dikirim ke luar negeri antara September 2019 dan Februari 2020. Mereka tidak dikirim ke Suriah atau Iran dan bukan Hizbullah atau Amal yang memindahkan mereka ke luar negeri. “Dari 20 miliar dolar itu, tidak ada yang dibawa ke Suriah, dan Gubernur BDL mengetahui hal ini dengan baik”.

“Masalahnya lebih besar dari masalah penukaran uang ilegal. Ini adalah penyederhanaan dari masalah dan bom asap yang bertujuan menyembunyikan monster yang mengumpulkan dolar dan mengirim mereka ke luar negeri atau mereka yang mencegah masuknya dolar. AS menggunakan Lebanon dan ekonominya untuk mencapai kepentingan mereka, di antaranya adalah keamanan Israel dan perbatasan darat dan laut”.

Baca Juga:

Sayyed Nasrallah meminta pemerintah Lebanon untuk membuka pertukaran dengan negara lain untuk menghindari monopoli dolar. “Membuka pertukaran dengan negara lain untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus berdagang menggunakan dolar akan membawa negara ke tingkat yang berbeda.”

Pemimpin Hizbullah memperingatkan bahwa siapa pun yang menunggu setelah mencoba membuat lingkungan gerakan  perlawanan memusuhinya akan gagal dan harus menyerah, menekankan juga bahwa “siapa pun yang bertaruh tentang kelaparan kami atau siapapun yang mengarahkan negara menuju kemiskinan, kami katakan kepadanya: ini tidak akan pernah terjadi”.

“Siapapun yang menempatkan kami di antara opsi untuk menarik senjata kami atau membunuh kami dengan kelaparan, kami katakan: senjata kami akan tetap ada di tangan kami dan kami tidak akan kelaparan, kami akan membunuh kalian,” ujar Sayyed Nasrallah memperingatkan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: