Eropa

Rusia: Rudal Iran Serang Fasilitas Minyak Saudi, Laporan PBB Tidak Valid

Rusia: Rudal Iran Serang Fasilitas Minyak Saudi, Laporan PBB Tidak Valid

Rusia – Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa laporan kepala PBB tentang keterlibatan Iran dalam serangan tahun lalu ke fasilitas minyak Saudi adalah bias dan tidak didukung oleh fakta.

“Sayangnya kami tidak akan berdebat tentang itu, karena laporan itu hampir tidak bisa disebut seimbang dan layak,” kata juru bicara kementerian Maria Zakharova dalam konferensi pers pada hari Rabu (17/06).

Baca Juga:

Ia menambahkan bahwa Rusia akan menyajikan “analisis terperinci” dari laporan PBB selama diskusi terkait di Dewan Keamanan itu pada 30 Juni nanti.

“Kami juga bisa mengatakan tentang kurangnya imparsialitas dan tidak adanya fakta kuat yang  mendukung tuduhan yang dilontarkan kepada Iran itu,” katanya, menekankan, “Tidak ada yang pernah memberikan bukti meyakinkan tentang pelanggaran Iran kepada anggota Dewan Keamanan”.

Pejabat Rusia itu kemudian mengatakan bahwa laporan itu tidak valid, dengan alasan “pengawas yang ditunjuk sendiri” telah mengklaim hanya dengan berdasarkan “pengamatan pribadi” mereka bahwa yang mereka lihat “secara kasar mengingatkan pada apa yang pernah ditunjukkan Iran saat pameran senjata”.

Baca Juga:

Pekan lalu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dalam sebuah laporan kepada Dewan Keamanan bahwa rudal jelajah yang digunakan dalam serangan terhadap fasilitas minyak dan sebuah bandara di Arab Saudi tahun lalu berasal dari “asal Iran”.

Ia juga mengatakan “barang-barang itu mungkin telah ditransfer dengan cara yang tidak konsisten” dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, yang mendukung kesepakatan nuklir internasional, yang  secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) yang ditandatangani antara Iran dan negara-negara besar dunia tahun 2015. Tuduhan itu ditolak mentah-mentah oleh Kementerian Luar Negeri Iran.

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa klaim itu tampaknya dibuat di bawah tekanan politik dari AS dan rezim Saudi. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.779 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.976.221 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: