NewsTicker

Kocak! Trump Tertipu dan Retwit Cuitan Lawan Politiknya

Kocak! Trump Tertipu dan Retwit Cuitan Lawan Politiknya Trump Retwit Cuitan Lawan Politiknya di Twitter

Amerika Serikat – Max Blumenthal seorang jurnalis investigasi dari sebuah media di Amerika Serikat, The Grayzone, memanfaatkan kesempatan untuk memprotes Presiden Donald Trump pada hari Kamis (18/06) setelah ia mengetahui cuitannya di twitter di-retweet oleh Trump.

“John Bolton, musuh terkenal semua makhluk hidup di planet ini, menemukan apa yang oleh setiap tokoh besar republik harapkan tentang perlawanan, yaitu bahwa kaum liberal akan dengan bersemangat mengungkit propaganda Perang Dingin yang histeris jika mereka berpikir itu dapat dimanfaatkan melawan Trump”, demikian bunyi cuitan Blumenthal, seorang komentator sayap kiri terkemuka dan kritikus pemerintahan Trump.

Baca Juga:

Karena cuitannya yang bernada membela itu, Trump kemudian membagikan ulang postingan Blumenthal, yang dianggap olehnya sebagai kesempatan untuk menyuarakan kritikan pedas untuk Trump yang bisa disaksikan secara langsung oleh siapa saja yang mengunjungi akun Trump dengan mengganti nama akunnya berkali-kali dengan kata-kata protes untuk kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Blumenthal mengubah nama twitter-nya antara lain menjadi “Sanksi AS membunuh anak-anak”, “Bebaskan Julian Assange”, “Bebaskan Palestina, Pecat Jared”, dan kemudian “Hentikan Dana Kepolisian”, dan beberapa lainnya, dan memastikan bahwa slogan-slogan itu akan dilihat setidaknya oleh 82 juta pengikut Presiden Trump. Sebelum kemudian retweet itu dihapus Trump.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Baca Juga:

Blumenthal juga mengejek presiden Amerika Serikat itu dalam postingan lanjutannya, dengan menulis, “Trump 100% benar bahwa Bolton ingin memulai Perang Dunia 4. Jadi otak anda pasti 80% hanya berisi air karena berkampanye melawan neocons, tapi kemudian mempekerjakan Bolton, bersama dengan Genosida Abrams, Jabba Pompeo & setiap FDD Likudnik yang diperintahkan Paman Sheldon untuk Anda tunjuk. Trump tenggelam di rawa”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: