NewsTicker

Siap Perang, Hizbullah Ancam Ratakan Israel dengan Rudal

Siap Perang, Hizbullah Ancam Ratakan Israel dengan Rudal Rudal Presisi Tinggi

Lebanon  Kelompok perlawanan Hizbullah telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka siap untuk perang dengan Israel dengan kekuatan penuh, kapanpun. Hizbullah mengancam akan mengebom Israel dengan akurasi tinggi menggunakan rudal yang dipandu dengan presisi.

Sebuah video yang dirilis oleh kelompok Hizbullah nampaknya menunjukkan koordinat situs-situs sensitif di Israel yang dapat menjadi sasaran jika terjadi serangan.

Baca Juga:

Video yang diisi dengan suara pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, mengatakan bahwa kelompok itu mampu membom “target yang sangat spesifik di Tel Aviv dan target-target lain di seluruh tanah pendudukan.

Klip 39 detik berakhir dengan peluncur rudal yang muncul dari bawah tanah. Dengan latar tulisan dalam bahasa Ibrani dan Arab, “Apapun yang Anda lakukan untuk menghalangi jalan, sudah berakhir dan selesai”, sebagaimana diterjemahkan oleh The Times of Israel.

Baca Juga:

Hizbullah bertempur dalam perang jangka pendek dengan Israel pada tahun 2006 yang melihat ribuan roket menghantam utara Israel, dan berhasil mempermalukan tentara yang terkenal dengan pasukan komando nomer satu di dunia.

Hizbullah memiliki sekitar 150.000 roket dan rudal dengan jangkauan berbeda, menurut penilaian militer Israel, meskipun jumlah pasti rudal presisi masih belum diketahui. Sekjen Hizbullah pada bulan lalu menyatakan bahwa kelompoknya memiliki “cukup banyak rudal yang dipandu dengan presisi di Lebanon untuk konfrontasi, kecil atau besar”.

Baca Juga:

Gudang senjata kelompok itu diyakini telah diperoleh dari Iran atau diproduksi di Lebanon. Pada Agustus 2019, Pasukan Pertahanan Israel mengklaim telah mengekspos tiga komandan Iran yang diduga bekerja dengan Hizbullah untuk membuat rudal yang dipandu dengan presisi. Nasrallah menanggapi pada saat itu bahwa kelompok itu tidak memiliki fasilitas untuk membuat rudal seperti itu dan akan mengkonfirmasi secara terbuka jika itu terjadi.

September lalu, Israel dan Hizbullah menyaksikan bentrokan terburuk mereka dalam beberapa tahun setelah Hizbullah meluncurkan beberapa roket anti-tank ke posisi IDF di sepanjang wilayah perbatasan yang disengketakan di Israel Utara sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak Israel di Beirut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: