NewsTicker

Serangan Drone dan Rudal Hantam Ibukota Riyadh, Arab Saudi

Serangan Drone dan Rudal Hantam Ibukota Riyadh, Arab Saudi Rudal

Arab Saudi  Kedutaan besar AS di Riyadh, pada 23 Juni, mengatakan bahwa para pejabat dan staf kedutaan mendengar ledakan, kalian harus berlindung. Jika kalian tinggal di bangunan, kalian harus pergi ke bagian paling bawah dan menjauh dari jendela.

“Jika Anda berada di luar ruangan, segera cari perlindungan,” bunyi pernyataan itu yang dikutip dari situs sa.usembassy.gov, yang mengeluarkan peringatan kepada warga AS. Ini sebuah pernyataan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan dikeluarkan selama serangan untuk mengkonfirmasi bahwa serangan itu sedang berlangsung.

Baca Juga:

Ledakan yang terdengar di sekitar ibu kota Saudi diduga berasal dari serangan pesawat tak berawak dan rudal pada Selasa dini hari. Kedutaan Besar AS di Arab Saudi mengkonfirmasi laporan media tentang serangan “rudal atau drone” yang menghantam sebuah bangunan di Riyadh.

Baca Juga:

Arab Saudi mengklaim bahwa telah mencegat drone yang sarat dengan bahan peledak. Namun, pernyataan dari kedutaan AS di Riyadh mengkonfirmasi bahwa serangan itu mengenai salah satu target di ibukota kerajaan.

Houthi memiliki drone canggih, termasuk Qasef yang telah membombardir Arab Saudi selama bertahun-tahun. Namun serangan jarak jauh seperti ini bisa jadi misil.

TV al-Masirah melaporkan operasi militer pada hari Selasa, dan menambahkan bahwa Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, akan membuat pengumuman mengenai operasi dalam beberapa jam ke mendatang. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: