Headline News

Pertempuran Antar Jihadis Mengganas di Idlib

Pertempuran Antar Jihadis Mengganas di Idlib

Suriah, Arrahmahnews.com Bentrokan hebat pecah antara beberapa kelompok teror di provinsi Idlib minggu ini, dimana dua faksi terkuat di provinsi terakhir yang belum direbut kembali oleh pemerintah Suriah itu, terlibat perebutan kekuasaan.

Sebuah laporan baru dari pedesaan Idlib yang dikutip Al-Masdar pada Rabu (24/06), membenarkan bahwa bentrokan hebat terjadi kemarin sore antara kelompok Hurras Al-Deen dan Ansar Al-Tawhid di satu sisi, dan Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS) di sisi lain.

Baca Juga:

Bentrokan ini sangat terkonsentrasi di pinggiran barat kota Idlib, yang baru-baru ini menyaksikan peningkatan ketegangan antara kelompok-kelompok jihadis selama beberapa hari terakhir.

Laporan itu menunjukkan bahwa kelompok Hurras Al-Deen dan Ansar Al-Tawhid membawa sejumlah besar bala bantuan ke Idlib barat untuk mengusir Hayat Tahrir Al-Sham dari sana.

Menurut laporan, dua kelompok jihadis, yang terkait dengan Al-Qaeda itu berhasil menguasai Penjara Pusat Idlib, pabrik Al-Kansarwah, dan sejumlah blok perumahan di sisi barat kota.

Bentrokan yang masih berkobar antara kedua pihak dan telah mengakibatkan kematian serta cedera puluhan anggota kelompok bersenjata mereka itu bertepatan dengan upaya berkelanjutan oleh Ansar Al-Tawhid dan Hurras Al-Deen untuk menguasai seluruh sektor timur kota Idlib.

Baca Juga:

Ansar Al-Tauhid, yang sebelumnya bernama Jund Al-Aqsa, adalah kelompok teror yang telah terlibat dalam beberapa pertempuran selama bertahun-tahun di barat laut Suriah.

Kelompok ini didirikan oleh teroris terkenal, “Abu‘ Abdel-‘Aziz Al-Qatari “, seorang warga negara Palestina, yang kemudian terbunuh secara misterius.

Kelompok Hurras Al-Deen terdiri dari para pejuang ekstremis yang pada tahun 2016 mengumumkan pembentukan organisasi mereka sendiri dan memproklamirkan kesetiaan mereka kepada pemimpin Al-Qaeda di Afghanistan, Ayman al-Zawahiri.

Baca Juga:

Kelompok Hurras Al-Deen dipimpin oleh Dewan Shura yang didominasi oleh pejuang Yordania yang bertempur di Afghanistan, Irak, Bosnia, dan Kaukasus, dan mereka memiliki sejarah panjang di jajaran al-Qaeda.

Terakhir, Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) dibentuk pada 2018 setelah runtuhnya Jaysh Al-Fateh, koalisi jihad yang terdiri dari beberapa kelompok, termasuk Jabhat Al-Nusra, nama lama dari HTS. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.776 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.973.717 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: