Headline News

Heboh! Jelang Aneksasi, Netanyahu Umumkan Kerjasama Resmi Pertama Israel-UEA

Heboh! Jelang Aneksasi, Netanyahu Umumkan Kerjasama Resmi Pertama Israel-UEAHeboh! Jelang Aneksasi, Netanyahu Umumkan Kerjasama Resmi Pertama Israel-UEA

Israel, Arrahmahnews.com  Dalam sebuah langkah besar menuju normalisasi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis (25/06) mengumumkan kerja sama Israel-UEA yang akan “membawa berkah bagi banyak orang di kawasan”.

“Israel dan Uni Emirat Arab akan membentuk kemitraan untuk memerangi pandemi coronavirus,” ungkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis, dalam langkah besar menuju normalisasi antara kedua negara.

Baca Juga:

Netanyahu mengumumkan inisiatif baru ini kurang dari seminggu sebelum batas waktu 1 Juli bagi pemerintah Israel untuk memulai proses mencaplok bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki.

“Ini akan membawa berkah bagi banyak orang di kawasan kita,” kata Netanyahu seperti dikutip MEE.

Kesepakatan ini menurut Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang dikutip Andolu Agency, dicapai sebagai hasil dari kontak intensif antara kedua negara dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut pernyataan, kerja sama ini, yang akan meningkatkan keamanan kesehatan di seluruh kawasan, akan dilakukan di bidang penelitian, pengembangan, dan teknologi.

Baca Juga:

UAE selama ini tidak secara resmi memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun banyak laporan tentang kontak yang sering terjadi antara kedua negara.

Awal tahun ini, Abu Dhabi mengirim dua pesawat pasokan medis yang diklaim ditujukan untuk Palestina ke Tel Aviv dalam penerbangan langsung pertama yang terang-terangan antara UEA dan Israel. Palestina menolak untuk menerima kedua pengiriman itu, memprotes bahwa mereka bukan bagian dari upaya koordinasi untuk memberikan bantuan.

Pada Oktober 2018, otoritas UEA, memberikan izin kepada atlet Israel untuk berpartisipasi dalam turnamen Grand Slam Federasi Judo Internasional di Abu Dhabi.

Pada Agustus 2019, surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa UEA telah mencapai kesepakatan senilai hampir 3 miliar dolar dengan Israel untuk memasok kemampuan intelijen canggih, termasuk dua pesawat mata-mata, ke negara Teluk itu. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: