Amerika

AS Berusaha Rampas Minyak Iran yang Dikirim ke Venezuela Lewat Persidangan

AS Berusaha Rampas Minyak Iran yang Dikirim ke Venezuela Lewat Persidangan

Washington, ARRAHMAHNEWS.COM – Amerika Serikat dalam upaya terbarunya menghalangi pengiriman minyak Iran ke Venezuela mengajukan sebuah gugatan ke pengadilan yang berisi desakan untuk menyita tanker-tanker pembawa BBM tersebut.

Menurut Wall Street Journal, jaksa penuntut AS dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan distrik Columbia itu mengajukan tuntutan untuk menyita empat kapal tanker Iran, bersama dengan 1,1 juta barel bensin yang menjadi muatannya.

BACA JUGA:

Jaksa penuntut menuduh bahwa pembayaran yang dilakukan antara Caracas dan Tehran digunakan untuk mendanai pengembangan senjata pemusnah massal, mendukung terorisme, dan pelanggaran hak asasi manusia.

Jaksa AS itu mengklaim bahwa pengusaha Iran, Mahmoud Madanipour, yang diduga berada di belakang pengiriman ini, berafiliasi dengan IRGC dan telah menggunakan perusahaannya yang berbasis di Uni Emirat Arab untuk mengatur penjualan minyak mentah Iran guna menghindari sanksi sepihak Amerika.

Madanipour dituduh memalsukan dokumen mengenai asal-usul minyak dan menggunakan transfer dari laut ke laut untuk membodohi pihak berwenang. Madanipor juga dituduh berupaya memperluas operasinya di luar Venezuela, serta menemukan pembeli di China dan Malaysia.

BACA JUGA:

Gugatan itu kemudian ditindak lanjuti pengadilan dengan dikeluarkannya surat perintah penyitaan oleh Hakim Distrik, A. James Boasberg pada Kamis (02/07).

Namun surat perintah itu menyebut bahwa AS hanya bisa menyita tanker Iran jika tanker-tanker itu memasuki perairan teritorial AS. Dan ini kemudian memicu pihak AS untuk menggalang bantuan dari negara-negara lain guna bekerjasama dalam merebut pasokan BBM tersebut. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.754 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: