Headline News

Irak Ancam Putus Hubungan Dagang dengan Turki Terkait Serangan ke Kurdistan

Irak Ancam Putus Hubungan Dagang dengan Turki Terkait Serangan ke Kurdistan

Irak, ARRAHMMAHNEWS.COM – Irak mengancam akan memutuskan hubungan dagangnya dengan Turki sebagai protes atas operasi lintas-perbatasan Ankara yang berlangsung di kawasan semi-otonom Kurdistan di negara itu menyerang persembunyian kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

“Turki memiliki kepentingan di Irak karena neraca perdagangan tahunan antara Baghdad dan Ankara mencapai lebih dari 16 miliar dolar per tahun. Ada juga ratusan iklan komersial Turki yang dijalankan di Irak. Pemerintah Irak akan mengambil tindakan terhadap semua kepentingan ini jika kebutuhan mendesak tiba,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Irak, Ahmed al-Sahaf, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan jaringan berita televisi Rudaw berbahasa Kurdi pada Kamis malam.

BACA JUGA:

Lebih lanjut Sahaf mencatat bahwa pemerintah Irak memiliki beragam pilihan untuk menghentikan serangan Turki dan menuntut kompensasi atas hilangnya nyawa warga sipil.

“Kami menyebutkan opsi seperti itu ketika Duta Besar Turki Fatih Yildiz dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Irak [pada 18 Juni]. Kami telah menyebutkan kemungkinan beralih ke Dewan Keamanan PBB dan menyerukan sidang darurat khusus. Kami juga akan mendekati para menteri luar negeri Arab dan meminta mereka untuk mengadakan pertemuan darurat Liga Arab … Pilihan lain, terutama yang berkaitan dengan hubungan ekonomi dan pertukaran perdagangan, juga tersedia. Semua opsi ini sedang dipertimbangkan, dan keputusan untuk tidak menerapkannya tergantung pada tindakan berdaulat dan diplomatik yang akan dilaksanakan Turki. Kami sejauh ini telah berkoordinasi untuk menghasilkan solusi politik dan berpegang pada prinsip-prinsip bertetangga yang baik,” kata pejabat senior Irak itu.

Sahaf menggarisbawahi bahwa tindakan sepihak, seperti serangan militer Turki, tidak akan membantu pertempuran melawan terorisme dan hanya akan memperburuk ketegangan perbatasan, menyerukan pemerintah Turki untuk berkomitmen pada keamanan bilateral dan koordinasi intelijen.

BACA JUGA:

Militer Turki meluncurkan kampanye daratnya, yang dijuluki Operasi Cakar-Harimau, melawan posisi PKK di Pegunungan Qandil serta distrik Sinjar dan Makhmur di Irak utara pada 17 Juni. Operasi Cakar-Elang, yang merupakan kampanye udara, telah dimulai dua hari sebelumnya.

Militan PKK secara teratur bentrok dengan pasukan Turki di wilayah tenggara negara itu yang didominasi oleh orang-orang Kurdi yang terkait orang-orang Kurdi dengan Irak utara.

Gencatan senjata antara PKK dan pemerintah Turki runtuh pada Juli 2015. Serangan terhadap pasukan keamanan Turki telah melonjak sejak itu.

Pasukan darat dan udara Turki sering melakukan operasi terhadap posisi PKK di negara itu serta di Irak utara dan Suriah yang berdekatan.

Lebih dari 40.000 orang tewas dalam konflik tiga dekade antara Turki dan kelompok militan yang berusaha memiliki wilayah otonomi sendiri. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.753 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: