NewsTicker

Iran Bantah Rumor Serangan Cyber Penyebab Insiden Ledakan di Fasilitas Nuklir Natantz

Iran Bantah Rumor Serangan Cyber Penyebab Insiden Ledakan di Fasilitas Nuklir Natantz Brigadir Jenderal Gholamreza Jalali

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala Organisasi Pertahanan Sipil Iran, Brigadir Jenderal Gholamreza Jalali, menepis rumor yang beredar mengenai serangan cyber yang menyebabkan ledakan di fasilitas nuklir Iran Natantz baru-baru ini, mengatakan bahwa berbagai serangan cyber memang sudah sering diluncurkan terhadap fasilitas negara sejak awal tahun Iran saat ini (20 Maret), namun selalu berhasil diatasi.

Jalali mengatakan semua orang langsung berpikir tentang serangan musuh ketika sebuah insiden terjadi di Iran dikarenakan (besarnya) permusuhan AS terhadap Teheran, sementara kebanyakan kasus tidak lebih dari sebuah insiden.

BACA JUGA:

Pernyataan ini ia sampaikan setelah muncul berbagai rumor yang menyebut bahwa insiden di fasilitas nuklir Natanz pada hari Kamis adalah akibat serangan cyber.

“Teknologi mutakhir, selain memberikan layanan yang baik kepada masyarakat, dapat juga mengancam,” kata Jalali menekankan aspek keamanan yang benar-benar dijaga, “Kita menggunakan teknologi nuklir untuk diagnosis dan perawatan medis, tetapi mengabaikan masalah keamanan teknologi tersebut bisa berbahaya”, ujar Jalali.

“Pertimbangan keselamatan dan keamanan biasanya dibagi menjadi tiga lapisan,” kata pejabat itu, sambil mencatat, “Lapisan pertama adalah keselamatan; lapisan kedua adalah keamanan; dan yang ketiga adalah perang dan pertahanan”.

BACA JUGA:

Juru Bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Behrouz Kamalvandi mengatakan pada hari Kamis bahwa insiden yang terjadi di fasilitas nuklir Natanz di negara itu tidak menyebabkan kerusakan besar dan situs tersebut beroperasi seperti biasa.

Kamalvandi, mengatakan bahwa sebuah insiden terjadi di salah satu gudang yang sedang dibangun di area terbuka fasilitas nuklir Natanz, menyebabkan kerusakan minim. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: