Amerika

Inilah Alasan Kenapa AS Bunuh Qassem Soleimani

Inilah Alasan Kenapa AS Bunuh Qassem Soleimani

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang pejabat senior Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat dan rezim Israel memiliki dendam dan sakit hati terhadap Letnan Jenderal Qassem Soleimani, dan membunuhnya karena ia berperan penting dalam perang melawan teror.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkhani mengatakan bahwa Jenderal Soleimani telah mengungkap “warna asli” Washington.

Pejabat tinggi keamanan Iran itu juga mengatakan bahwa pembunuhan Washington terhadap komandan senior anti-teror Iran tersebut adalah hadiah terbesar dari AS untuk kelompok teror takfiri dan para pendukungnya.

BACA JUGA:

“Kebencian dan dendam AS serta rezim Zionis (Israel) terhadap syahid Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan martir Abu Mahdi al-Muhandis adalah karena peran unik mereka dalam memerangi terorisme takfiri di kawasan dan mengungkapkan [realitas] sandiwara anti-terorisme Amerika Serikat,” kata Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada pertemuan pada hari Sabtu (04/07) yang diadakan untuk menindaklanjuti kasus yang berkaitan dengan pembunuhan jenderal Soleimani dan rekan-rekannya yang dilakukan militer AS di Irak.

Teroris AS membunuh Jenderal Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), bersama dengan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil kepala Irak Hashd al-Sha’abi, dan rekan-rekan mereka dengan menargetkan kendaraan mereka di luar Baghdad Bandara Internasional pada 3 Januari.

Tindakan teror itu dilakukan di bawah arahan Presiden AS Donald Trump, dengan Pentagon bertanggung jawab atas serangan tersebut.

BACA JUGA:

Ia menambahkan bahwa dunia harus menghargai perjuangan tulus kedua komandan itu dalam melawan terorisme karena perintah bijak dan upaya tulus mereka dalam mencegah penyebaran terorisme takfiri di seluruh dunia.

Dalam pertemuan tersebut, sebuah laporan diberikan mengenai tindakan yang diambil untuk menindaklanjuti kasus pembunuhan Soleimani dan rekan-rekannya. Keputusan juga dibuat untuk mempercepat upaya untuk menyelesaikan masalah ini. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pejabat pengadilan, politik, intelijen dan keamanan.

Sebelumnya pada hari Senin seorang hakim senior Iran mengatakan bahwa Red Noticed Interpol telah dikeluarkan untuk penuntutan penangkapan puluhan pejabat militer dan politik Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump, dengan tuduhan merencanakan dan melaksanakan serangan teroris terhadap Jenderal Soleimani dan teman-temannya.

BACA JUGA:

Jenderal Soleimani dipandang oleh orang-orang yang mencari kebebasan di dunia sebagai tokoh kunci dalam mengalahkan Daesh, kelompok teroris paling terkenal di dunia, dalam pertempuran Timur Tengah.

Beberapa juta orang menghadiri prosesi pemakaman yang diadakan untuk para komandan di kota-kota Irak Kadhimiya, Baghdad, Karbala dan Najaf serta kota-kota Iran Ahvaz, Mashhad, Tehran, Qom dan Kerman. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.754 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: