Internasional

Hizbullah: Hidupkan Pertanian dan Industri Medan Tempur Baru Lebanon Lawan Blokade AS

Hizbullah: Hidupkan Pertanian dan Industri Medan Tempur Baru Lebanon Lawan Blokade AS

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hasan Nasrallah pada Selasa malam (07/07) mengumumkan sebuah front baru dengan mengatakan bahwa Hizbullah telah memutuskan untuk berada di jantung pertempuran pertanian dan industri.

Dalam pidato televisi melalui Al-Manar, Sayid Nasrallah menekankan bahwa menghidupkan kembali sektor pertanian dan industri di Lebanon dianggap sebagai medan pertempuran baru, karena negara haruslah yang produktif.

BACA JUGA:

“Catat! 07/07 adalah hari ketika Jihad dan kebangkitan di bidang pertanian dan industri diumumkan,” kata Sayyed Nasrallah.

Sementara itu Sekjen Hizbullah juga mengecam Duta Besar AS untuk Libanon Dorothy Shea karena ikut campur dalam urusan internal Lebanon, menyerukan agar dia ‘menghormati dirinya sendiri’ dan menahan diri dari “memberikan ceramah tentang hak asasi manusia”.

Nasrallah juga menyarankan Washington untuk meninggalkan kebijakannya memblokade Lebanon, memperingatkan bahwa perilaku seperti itu tidak akan melemahkan Hizbullah, tetapi akan memperkuatnya. Nasrallah menekankan bahwa salah satu masalah utama Lebanon adalah negara itu tidak produktif.

BACA JUGA:

“Pertanian dan industri seperti oksigen untuk manusia. Kita memiliki lahan subur yang luas, cuaca di Lebanon tepat dan curah hujan pas. Kita dapat menanam di tanah ini tetapi kita membutuhkan keputusan dan tekad untuk melakukannya”.

Pimpinan Hizbullah itu juga menyerukan kesatuan tekad dalam menghidupkan kembali sektor pertanian dan industri.

“Sebagai rakyat Lebanon, kita harus menyatukan upaya dalam pertanian dan dalam menemukan pasar untuk tanaman kita. Dan hal yang sama berlaku untuk industri”.

“Kami di Hizbullah, kami menyerukan kepada rakyat Lebanon untuk menghidupkan kembali sektor pertanian dan industri sebagai salah satu faktor utama keteguhan.

BACA JUGA:

Menekankan bahwa Hizbullah telah berulang kali mengangkat slogan ‘di mana kami harus berada, kami akan berada disana’ dimana Sayid Nasrallah menekankan bahwa ini adalah medan pertempuran baru partai tersebut.

“Kami akan berada di jantung pertempuran ini, tangan kami diulurkan ke semua rakyat. Kami bahkan akan menanam di atap-atap bangunan”.

“Ketika kita makan apa yang kita tanam dan memakai apa yang kita buat maka kita layak akan kemerdekaan, kemandirian dan harga diri,” tegasnya. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.760 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: