Internasional

Peringatan Keras Hassan Nasrallah: Blokade dan Sanksi AS Hanya akan Perkuat Hizbullah dan Lebanon

Peringatan Keras Hassan Nasrallah: Blokade dan Sanksi AS Hanya akan Perkuat Hizbullah dan Lebanon

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Jendral Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, dalam pidatonya pada hari Selasa (07/07) memperingatkan Amerika Serikat dengan mengatakan bahwa “kebijakan blokade dan sanksi terhadap Lebanon” tidak akan melemahkan kelompoknya, melainkan hanya akan mempengaruhi sekutu Washington di negara itu, dan merusak pengaruhnya di kawasan.

“Kepada pemerintah Amerika, jika kalian berpikir bahwa kebijakan kalian akan membuat Hizbullah  melemah, maka semua itu sebenarnya memperkuat Hizbullah! Jika kalian berpikir orang-orang perlawanan akan berbalik melawan kami, apa yang kalian lakukan hanya akan membuat mereka semakin gigih di jalan ini!,” ungkap Sekjen Hizbullah dalam peringatannya terhadap sanksi AS.

BACA JUGA:

“Kalian dapat menganalisis ini dan mempelajari apa yang saya katakan dengan baik: Kebijakan kalian akan membuat seluruh kawasan berada di bawah pengaruh poros perlawanan! Saya menyarankan kalian untuk berhenti memainkan permainan yang tidak akan membawa kalian ke manapun”, tambahnya menekankan.

Nasrallah juga mengatakan bahwa “keterbukaan terhadap Irak, China, Iran dan negara-negara lain memberi harapan kepada Lebanon, dan akan mengirim pesan kuat kepada Amerika serta pihak lain bahwa negara itu memiliki pilihan dan program selain mereka”.

“Apa yang kita alami hari ini adalah ancaman paling berbahaya yang dihadapi rakyat dan negara, tetapi kita mampu sebagai bangsa dan rakyat Lebanon untuk mengubah ancaman menjadi peluang. Kita memiliki kesempatan untuk melakukan langkah-langkah yang sangat penting menuju stabilitas ekonomi” kata pemimpin Hizbullah tersebut.

Ia menekankan bahwa Amerika telah melancarkan “kampanye sengit melawan China untuk menakut-nakuti Lebanon dan mencegah mereka bekerjasama dengan China”.

BACA JUGA:

“Kita seharusnya tidak berpegang pada satu-satunya jalan dan kita seharusnya tidak menunggu hasil negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) tanpa mencari pilihan lain, mengingat pembicaraan ini mungkin memakan waktu atau gagal,” kata Nasrallah.

Mengklarifikasi bahwa seruannya baru-baru ini untuk kerjasama ekonomi dengan Timur tidak berarti “berbalik melawan Barat”, Nasrallah mengatakan bahwa partainya “terbuka untuk bantuan negara manapun di dunia kecuali Israel”.

Ia juga mengatakan bahwa Hizbullah tidak akan bertindak sebagai “penghalang” jika AS ingin membantu Lebanon.

BACA JUGA:

“Dalam pidato terakhir saya, saya menyerukan untuk menuju ke timur, saya tidak menyebutkan bahwa Lebanon akan meninggalkan barat. Kami tidak ada hubungannya dengan tuduhan bahwa Hizbullah ingin ‘mengubah Lebanon menjadi seperti Iran'”.

“Tidak ada yang ingin mengubah Lebanon menjadi ‘Iran’ lain,” tekan pimpinan Hizbullah itu, mencatat bahwa Republik Islam Iran adalah negara mandiri yang berhasil dalam menghadapi semua jenis blokade, mempertanyakan kepada AS, “Mengapa kalian takut dengan mencontoh Iran?”. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.760 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: