Internasional

Video: Iran Akan Balas Keras Pelaku Serangan Situs Nuklir Natanz

Video: Iran Akan Balas Keras Pelaku Serangan Situs Nuklir Natanz

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Media-media Israel pada Rabu (08/07) ramai memberitakan ancaman bahwa Iran akan memberi balasan keras yang salah satunya ditujukan untuk Israel atas gelombang ledakan baru-baru ini terhadap fasilitas-fasilitas utama Iran termasuk fasilitas nuklir Natanz.

“Seorang pejabat, mantan diplomat Iran, Amir Mousavi, dalam sebuah wawancara di televisi Russian Today pada hari Sabtu memperingatkan bahwa Iran siap untuk membalas gelombang ledakan baru-baru ini di fasilitas-fasilitas utama di Iran yang mencakup beberapa situs nuklir,” demikian dilaporkan Breaking Israel News, Rabu (08/07).

 

Dalam wawancara dengan RT Arabic tersebut, Mousavi mencatat bahwa pemerintah Iran mencurigai tiga pelaku serangan:

BACA JUGA:

“Amerika Serikat, entitas Zionis (Israel), dan negara Arab tertentu,” kata Mousavi, mengutip “bocoran dari beberapa laporan keamanan.

Beberapa ledakan  telah terjadi di beberapa fasilitas Iran dalam dua minggu terakhir, dimana diantaranya adalah fasilitas pengayaan nuklir Natanz. Keamanan Iran menyatakan bahwa mereka telah mengetahui penyebab ledakan di fasilitas nuklir tersebut namun menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakannya.

“Jika ini terbukti benar, saya percaya bahwa pejabat terkait telah menerima instruksi untuk memberikan pembalasan yang menghukum, kuat, dan cepat terhadap siapapun yang memutuskan untuk berpartisipasi dalam (serangan) ini,” ancam Mousavi. “Pembalasan ini sudah siap di Iran. Mereka sedang menunggu laporan dewan keamanan nasional untuk mengkonfirmasinya.

 

“Saya percaya responnya akan sangat kuat karena perintah ini datang langsung dari otoritas tertinggi di Iran. Ini harus ditangani dengan cepat dan kuat”.

BACA JUGA:

Mousavi menjelaskan bahwa respons akan dimulai dengan mengajukan keluhan. Ia kemudian mengatakan bahwa Iran akan memasukkan “tanggapan timbal balik, dengan cara cyber”.

“Iran memiliki divisi elit (cyber) canggih, seperti yang diakui oleh AS,” ujar Mousavi. “Iran memiliki pasukan besar yang mampu melakukan perang elektronik, dan mampu menghancurkan target-target yang sama”.

“Jika perang ini dimulai, saya yakin tidak ada yang bisa menghentikannya. Dalam satu setengah tahun terakhir, kami memperhatikan bahwa ada gencatan senjata dunia maya yang tidak diumumkan antara republik Islam di satu sisi dan entitas Zionis serta AS di sisi lain. Tetapi jika terbukti bahwa AS, Entitas Zionis atau salah satu negara Arab telah melakukan operasi ini, Iran memiliki kekuatan yang diperlukan untuk menghadapi hal ini dengan tindakan dunia maya atau bahkan melalui serangan (militer),” ujar Mousavi menekanan. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.760 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: