Internasional

Otoritas Iran Tolak Laporan Beredar Soal Ledakan di Tehran Barat

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemerintah Iran menolak laporan media tentang ledakan di Tehran barat. Kantor berita Iran, Press TV, melaporkan hal ini pada Jum’at (10/07) menyusul rumor beredar yang mengatakan bahwa telah terjadi ledakan dekat provinsi Tehran.

Beberapa saksi mata juga membantah rumor yang beredar di berbagai outlet berita dan platform media sosial tentang ledakan dan pemadaman listrik dekat ibukota Iran tersebut.

BACA JUGA:

Rumor mulai muncul Jumat pagi waktu setempat, dengan mengacu pada suara ledakan dan pemadaman di wilayah Shahriar. Rumor lain juga menyebut bahwa insiden itu terjadi di kota Garmdareh di daerah Karaj provinsi Alborz yang berdekatan dengan Tehran.

Namun, kantor berita semi-resmi Iran, Fars, mengesampingkan rumor ini di saluran resmi Telegram mereka. Saluran tersebut memposting video penduduk setempat yang menegaskan bahwa mereka tidak tahu atau mendengar tentang dugaan insiden semacam itu di tempat-tempat itu.

Warga setempat mengatakan di twitter bahwa mereka baru saja mendengar tiga atau empat suara mirip mortir mirip dengan penembakan senjata anti-pesawat tepat setelah tengah malam.

BACA JUGA:

Seorang jurnalis di BBC Monitoring, sebelumnya juga telah melaporkan di akun twitternya bahwa outlet media-media utama dunia sudah ramai memberitakan tentang dugaan ledakan tersebut dengan menggunakan foto dan video ledakan lama untuk memberi kesan ada ledakan besar.

Rumor dan laporan muncul setelah sejumlah insiden di seluruh negeri, termasuk ledakan Kamis lalu yang melanda fasilitas nuklir Natanz.

Ledakan di situs nuklir itu telah diikuti oleh kampanye media Israel yang bertujuan untuk menciptakan kesan bahwa Tel Aviv berada di balik ledakan itu. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: