Internasional

NGO International Kecam Pembantaian Terbaru Koalisi Saudi ke Anak-anak Yaman

NGO International Kecam Pembantaian Terbaru Koalisi Saudi ke Anak-anak Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Save the Children adalah sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) internasional yang mempromosikan hak-hak anak, mengecam serangan terhadap pemukiman warga di provinsi Hajjah Yaman yang dilancarkan oleh jet-jet tempur Saudi yang telah menewaskan wanita dan anak-anak.

Dalam pernyataan di situs web resmi mereka, Save the Children menyatakan kekhawatiran besar pasca mendengar laporan dari pemerintah setempat bahwa satu keluarga yang terdiri dari sepuluh orang, termasuk empat anak-anak, tewas dalam serangan udara di provinsi Hajjah, Yaman, pada dini hari Minggu (12/07).

BACA JUGA:

“Benar-benar mengerikan mendengar kisah anak-anak tak bernyawa diseret keluar dari reruntuhan. Empat anak termasuk di antara sepuluh orang, dari satu keluarga, yang terbunuh hari ini. Ini terjadi ketika negara tersebut menghadapi pengurangan 81 persen dalam layanan kesehatan untuk anak-anak karena COVID-19 dan kurangnya dana. Sekali lagi anak-anak Yaman menanggung beban konflik lima tahun ini,” ujar Xavier Joubert, direktur Save the Children di Yaman.

“Kami menyerukan semua pihak yang bertikai untuk berkomitmen dalam implementasi penuh gencatan senjata nasional. Serangan-serangan ini menempatkan respons kemanusiaan dan upaya mitigasi COVID-19 pada risiko yang lebih besar. Semua pihak dan aktor internasional yang memiliki pengaruh terhadap pihak-pihak yang bertikai harus mendorong untuk segera mengurangi eskalasi konflik ” ujar Joubert melanjutkan.

Otoritas lokal provinsi Hajjah sangat mengutuk pembantaian mengerikan yang dilakukan oleh pesawat koalisi agresi Saudi-AS pada Hari Minggu di distrik Washha itu, yang menewaskan sepuluh warga sipil, termasuk enam wanita dan empat anak-anak, serta melukai dua lainnya.

BACA JUGA:

Dalam sebuah pernyataan, otoritas lokal juga mengecam keheningan internasional yang cacat pada pembantaian ini dan pembantaian lain yang dialami rakyat Yaman selama lebih dari lima tahun akibat kebrutalan agresi koalisi Saudi dukungan AS.

Pernyataan itu mengindikasikan bahwa kejahatan genosida koalisi agresi terhadap anak-anak dan perempuan yang sangat nyata dan jelas terlihat di hadapan negara-negara di dunia menunjukkan kelemahan resolusi dan kemandulan PBB untuk menghadapi pelanggaran mencolok dari koalisi agresi yang dipimpin Saudi.

Otoritas lokal provinsi Hajjah meminta komunitas internasional untuk berhenti diam dan turun tangan menghentikan agresi dan mencabut blokade atas  Yaman, mendesak rakyat Yaman untuk menyatukan barisan guna menanggapi kejahatan dan pelanggaran koalisi agresi.

BACA JUGA:

Pembunuhan terhadap anak-anak Yaman terus dilancarkan koalisi Saudi pasca penghapusan kerajaan dan sekutunya dari daftar hitam pembunuh anak PBB. PBB menghapus Arab Saudi dari daftar hitam pembunuh anak pada 15 Juni lalu yang menuai kritik tajam dari berbagai organisasi HAM.

Ironisnya penghapusan ini diumumkan Sekjen PBB, Antonio Guterres, di hari yang sama ketika agresi Saudi meluncurkan serangan udara terhadap sebuah kendaraan yang membawa warga sipil di Yaman utara pada hari Senin, menewaskan 13 orang, termasuk empat anak-anak.

Beberapa hari kemudian, tiga anak-anak dan seorang wanita lanjut usia terluka oleh peluru kendali dan peluru artileri Saudi yang membom desa-desa penduduk di distrik perbatasan Shida di provinsi Sa’ada. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.760 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: