Asia

China Kecam Inggris Antek AS Pasca 5G Huawei Diblokir

China Kecam Inggris Antek AS Pasca 5G Huawei Diblokir

China, ARRAHMAHNEWS.COM China mengatakan bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui jika ia secara pribadi telah meyakinkan pemerintah Inggris agar melarang peralatan jaringan teknologi raksasa 5G China, menunjukkan bahwa larangan itu sebenarnya bermotivasi politik dan tidak ada hubungannya dengan keamanan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan dalam jumpa pers harian di Beijing pada hari Rabu (15/07) bahwa komentar tersebut menunjukkan bahwa masalah-masalah perdagangan dan komersial telah dipolitisasi.

BACA JUGA:

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan keputusan pemerintah Inggris untuk melarang Huawei dari jaringan 5G Inggris dari akhir tahun 2027 pada hari Selasa.

Tak lama setelah itu, Trump mengklaim bahwa dia bertanggung jawab atas keputusan yang diambil Johnson itu.

“Kami meyakinkan banyak negara, banyak negara, sebagian besar saya melakukannya sendiri, agar tidak menggunakan Huawei, karena kami pikir ini berisiko keamanan yang tidak aman”, kata Trump. “Ini risiko keamanan yang besar dan saya berbicara dengan banyak negara untuk tidak menggunakannya. Jika mereka ingin melakukan bisnis dengan kami, mereka tidak boleh menggunakannya”.

Hua mengatakan bahwa komentar Trump membuktikan keputusan Inggris “bukanlah tentang keamanan nasional tetapi manipulasi politik”.

BACA JUGA:

Ia mengatakan China akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya setelah keputusan Inggris.

“China akan sepenuhnya dan sungguh-sungguh menilai masalah ini, dan akan mengambil serangkaian langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan perusahaan China yang sah,” kata Hua.

“Setiap keputusan dan tindakan (oleh Inggris) harus dipertanggungjawabkan”, ujar pejabat China itu menambahkan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Ia mengatakan bahwa Inggris telah bertindak “berkoordinasi dengan Amerika Serikat untuk mendiskriminasi, menekan, dan menghilangkan” Huawei. Ia menuduh London menjadi “antek Amerika”.

Larangan itu muncul hampir dua minggu setelah London menggambarkan Huawei sebagai entitas yang berpotensi menjadi musuh negara. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.781 pelanggan lain

Pengunjung

  • 52.012.926 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: