NewsTicker

Dokumen Pentagon Bocor Soal Kerugian dan Korban Serangan Iran ke Pangkalan AS di Irak

Dokumen Pentagon

Washington, ARRAHMAHNEWS.COMAmerika Serikat terus berusaha mengendalikan informasi tentang besarnya kerusakan dan korban yang menimpah tentara AS di Pangkalan Udara Ain al-Assad, barat daya Irak, setelah serangan rudal Iran pada awal Januari, akhirnya terbongkar setelah sebuah dokumen bocor di media sosial.

Dokumen yang bocor itu adalah laporan Pentagon tentang serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer paling canggih AS di Timur Tengah (Pangkalan Udara Ain Al-Assad), sebagai balasan atas pembunuhan Mayjen Qassem Soleimani.

BACA JUGA:

Dokumen itu menyebutkan bahwa tentara AS yang tewas dalam serangan Iran di Ain Al-Assad berjumlah 130 orang, dan 146 lainnya menderita luka-luka. Selain itu, pangkalan juga menderita kerusakan berat dan kerugian besar.

Sebelumnya, Letnan Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Ali Fadavi menggarisbawahi bahwa kebohongan Amerika akan segera terungkap, dan mengatakan, “Semua aspek serangan militer Iran terhadap pangkalan AS (Ain al-Assad) akan diekspos oleh Amerika selama permainan partisan mereka dan kami memiliki banyak informasi tentang serangan Iran terhadap Ain al-Assad, tetapi kami lebih suka Amerika sendiri yang mengakui kerusakan pangkalan udaranya”.

Laporan media mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump belum mengizinkan pejabat mana pun untuk mengeluarkan informasi tentang korban dan kerusakan, serta mengancam mereka dengan hukuman berat, jika membocorkan informasi.

BACA JUGA:

Bagaimanapun, Seorang pejabat tinggi militer Iran mengatakan bahwa Washington akan mengumumkan kerugian maupun korban jiwa yang diderita militer AS dalam serangan rudal pembalasan Iran terhadap pangkalan Ain al-Assad di Irak.

Juru Bicara Senior untuk Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, mengatakan bahwa para pejabat Amerika Serikat tidak dapat menyembunyikan kebenaran.

“Kerugian besar menimpa Amerika selama serangan di pangkalan Ain al-Assad, dan waktunya akan tiba, di mana mereka akan mengakui telah menderita  kerugian (baik fasilitas maupun korban jiwa), dan mereka tidak bisa menyembunyikannya,” katanya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: