NewsTicker

Erdogan: Campur Tangan Mesir di Libya Ilegal

Erdogan: Campur Tangan Mesir di Libya Ilegal Presiden Turki

Turki , ARRAHMAHNEWS.COM Pada hari Jumat, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menggambarkan langkah-langkah Mesir di Libya sebagai “ilegal”, terutama dalam hal janji mereka dalam campur tangan di negara tetangga itu jika pasukan Pemerintah berdasarkan Kesepakatan Nasional (GNA) yang berbasis di Tripoli menyerang Sirte dan Al-Jafra.

Menurut kantor berita Al-Masdar pada Sabtu (18/07), Erdogan mengatakan bahwa “langkah-langkah Mesir di Libya dan dukungannya bagi komandan pasukan Libya timur, Khalifa Haftar, adalah ilegal”.

BACA JUGA:

Awal pekan ini, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mengatakan bahwa negaranya tidak akan diam menghadapi ancaman langsung terhadap keamanan nasional Mesir dan Libya, setelah parlemen Libya meminta Kairo minggu ini untuk campur tangan secara militer dalam konflik disana.

Menurut pernyataan presiden Mesir itu, “Tujuan utama upaya Mesir di semua tingkatan menuju Libya adalah untuk menggerakkkan kehendak bebas rakyat Libya demi masa depan yang lebih baik bagi negara mereka dan untuk generasi masa depan anak-anak mereka”.

“Garis merah yang saya umumkan sebelumnya adalah seruan perdamaian dan untuk mengakhiri konflik di Libya,” ujar Presiden Mesir itu dalam pernyataannya lebih lanjut.

BACA JUGA:

Ini terjadi selama pertemuan Presiden Mesir dengan para syeikh dan tokoh dari suku-suku Libya di bawah slogan “Mesir dan Libya adalah satu rumpun dan satu takdir”.

Kemudian para syeikh dan tokoh dari suku-suku Libya itu memberikan otorisasi penuh kepada El-Sisi dan Angkatan Bersenjata Mesir untuk campur tangan guna melindungi kedaulatan Libya, serta mengambil semua langkah untuk mengamankan kepentingan keamanan nasional Libya dan Mesir, dan menghadapi tantangan bersama, untuk memperkuat seruan parlemen Libya agar Mesir campur tangan untuk melindungi rakyat Libya dan menjaga kesatuan dan integritas wilayah negaranya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: