NewsTicker

Raja Salman Dilarikan ke RS, Kunjungan PM Irak Ditunda

Raja Salman Dilarikan ke RS, Kunjungan PM Irak Ditunda Foto PM Irak dan Raja Salman

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COMMenteri luar negeri Arab Saudi mengumumkan bahwa kunjungan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi ke kerajaan itu telah ditunda setelah Raja Salman bin Abdulaziz dirawat di rumah sakit di ibukota Riyadh.

“Sebagai pengakuan akan pentingnya kunjungan ini dan keinginan untuk membuatnya berhasil, kepemimpinan bijak kami dalam koordinasi dengan saudara-saudara kami di Irak telah memutuskan untuk menunda kunjungan,” kata Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dalam sebuah cuitan pada hari Senin (20/07).

BACA JUGA:

Sebelumnya pada hari Senin, media pemerintah Saudi mengatakan bahwa Raja Salman telah dirawat di rumah sakit di ibukota Riyadh.

Saudi Press Agency (SPA) dengan mengutip pengadilan kerajaan Riyadh mengatakan bahwa penguasa berusia 84 tahun itu menjalani pemeriksaan medis karena menderita peradangan kandung empedu.

Raja Salman “Hari Senin ini, 29 Dhu al-Qidah 1441 H, 20 Juli 2020, memasuki Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Riyadh untuk melakukan beberapa tes karena adanya peradangan di kantung empedu”, kata pengadilan dalam sebuah pernyataan.

Salman telah menjadi raja Arab Saudi sejak 2015 setelah ia menghabiskan lebih dari dua setengah tahun sebagai pangeran mahkota dan wakil perdana menteri.

BACA JUGA:

Bagaimanapun, penguasa de facto Saudi sesungguhnya adalah putra mahkota, Mohammed bin Salman, yang dikenal luas dengan inisialnya MBS, yang diduga kuat sebagai biang keladi di belakang pembunuhan brutal jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi oleh tim pembunuh Saudi di dalam konsulat kerajaan di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018.

Pada 2017, ia mengumpulkan ratusan pangeran dan pengusaha kaya di Ritz-Carlton Hotel di Riyadh, menuntut agar mereka menyerahkan sejumlah besar kekayaan mereka. Menyatakan tindakan ini sebagai bagian dari dugaan “kampanye anti-korupsi,” namun menurut pengamat dimaksudkan untuk mengkonsolidasikan cengkeraman bin Salman pada kekuasaan dan membungkam para pengkritiknya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: