NewsTicker

Zarif ke Moscow Sampaikan Pesan Penting untuk Putin

Zarif ke Moscow Sampaikan Pesan Penting untuk Putin Menlu Iran Kunjungi Moskow

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan pada Hari Rabu (22/07) bahwa ia telah menyampaikan pesan “penting” dari Presiden Iran Hassan Rouhani kepada timpalannya dari Rusia, Vladimir Putin. Sebelumnya, Zarif mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa Republik Islam akan memperpanjang perjanjian kerjasama 20 tahun dengan Rusia.

Pada Selasa malam, Menteri Luar Negeri Iran itu mengunggah postingan di twitter yang menjelaskan apa saja yang telah dicapai rombongan delegasinya dalam kunjungan ke Rusia hari itu.

BACA JUGA:

“Di Moscow,

– Menyampaikan pesan penting kepada Presiden Putin.

– Pembicaraan ekstensif dengan FM Lavrov tentang kerjasama bilat + koordinasi regional / global.

– Pandangan identik tentang #JCPOA dan perlunya menegakkan hukum internasional.

– Menyetujui untuk menandatangani perjanjian kerja sama strategis jangka panjang yang komprehensif.”

Dalam sebuah wawancara dengan IRNA pada saat kedatangannya di Moskow pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Zarif mengatakan perpanjangan perjanjian 20 tahun antara Iran dan Rusia adalah dalam agenda badan diplomatik Iran.

BACA JUGA:

Ia membuat komentar ini ketika ditanya tentang penghentian perjanjian kerjasama komprehensif 20 tahun antara Iran dan Rusia, yang akan berakhir pada Maret 2021.

Didampingi oleh Wakil Menteri Luar Negeri Seyyed Abbas Araqchi, Zarif telah melakukan perjalanan ke Moskow untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Rusia, termasuk timpalannya dari Rusia Sergei Lavrov.

Dalam pertemuannya dengan Lavrov, Zarif mengatakan hubungan Iran-Rusia adalah yang terkuat dalam beberapa dekade, menambahkan bahwa hubungan berkelanjutan seperti itu akan menguntungkan kedua negara dan menjamin perdamaian dan keamanan global.

Lavrov mengatakan pertemuannya dengan Zarif adalah “tahap penting” dalam upaya bersama oleh anggota yang tersisa dari perjanjian nuklir 2015, yang dikenal sebagai JCPOA, untuk mempertahankan “pencapaian paling penting dari diplomasi multilateral ini.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: