NewsTicker

Dalam 24 Jam Koalisi Saudi Luncurkan 11 Serangan Udara, 66 Pelanggaran ke Yaman

Dalam 24 Jam Koalisi Saudi Luncurkan 11 Serangan Udara, 66 Pelanggaran ke Yaman Agresi Brutal Saudi di Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Jet-jet tempur koalisi agresi pimpinan Saudi ukungan AS pada hari Kamis (23/07) meluncurkan 11 serangan udara di provinsi Jawf dan Marib. Seorang pejabat keamanan mengatakan kepada Kantor berita SABA bahwa Koalisi juga melakukan 66 pelanggaran senjata di provinsi Hodeidah.

“Jet-jet tempur koalisi agresi melancarkan enam serangan di daerah al-Aqsha di distrik al-Hzem dan tiga serangan di daerah al-Kanjer di distrik Kheb di provinsi Jawf,”ujar pejabat itu menjelaskan.

BACA JUGA:

Ia menambahkan bahwa dua serangan udara menghantam daerah Sarwah di provinsi Marib.

Sementara itu, Ruang Operasi Staf Penghubung dan Koordinasi di provinsi Hodeidah telah memantau 66 pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan koalisi agresi yang dipimpin Saudi di provinsi itu selama 24 jam terakhir.

Menurut laporan pejabat keamanan kepada kantor berita SABA pada hari yang sama, di antara pelanggaran pasukan agresi adalah penerbangan lima pesawat mata-mata di langit wilayah Drehimi, al-Jah dan Hays di provinsi tersebut.

Pejabat itu menunjukkan bahwa pelanggaran agresi lainnya meliputi 17 pelanggaran penembakan artileri dengan 67 peluru dan 41 pelanggaran berbagai peluru.

BACA JUGA:

Sejak Maret 2015, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arabnya telah melakukan serangan udara mematikan terhadap gerakan Houthi Ansarullah dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden yang buron, Abd Rabbuh Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh.

Ribuan warga sipil telah terbunuh di Yaman sejak kampanye pemboman yang dipimpin Saudi dimulai.

Menurut angka-angka UNICEF, perang Saudi telah berdampak pada lebih dari tujuh juta anak-anak di Yaman yang kini menghadapi ancaman kelaparan serius.

“Lebih dari 6.000 anak telah terbunuh atau menderita luka serius sejak 2015,” kata badan anak-anak PBB itu. Situasi kemanusiaan di negara itu juga telah diperburuk oleh wabah kolera, polio, campak dan baru-baru ini virus korona. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: