Nasional

Adu Domba Suku Jawa dan Sumatera, Ustadz Tengku Zulkarnaen Diserang Netizen

Adu Domba Suku Jawa dan Sumatera, Ustadz Tengku Zulkarnaen Diserang Netizen

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Sebuah cuplikan dari potongan ceramah Ustadz Tengku Zulkarnain menjadi sorotan publik. Ceramahnya dinilai rasis dan dapat memicu permusuhan antar etnik Jawa dan Sumatera.

Warganet dibuat geram oleh ceramah tengku Zul yang rasis tersebut, hingga menjadi trending topik di twitter dengan tagar #TengkuzulRasis. Bahkan salah satu akun twitter @EDDYSANTRI menantang adu keris dengan Tengku Zul, “Kepada Yth Sdr @ustadtengkuzul,  Untuk membuktikan bahwa Suku Jawa tidak seperti hinaan anda ini,  maka sy menantang anda untuk Bertikam Keris dalam 1 Sarung sampai salah satu diantara kita ada yg mati. Kapan wktu dan tempatnya, sebutkan sj!”.

BACA JUGA:

Dalam video yang beredar di media sosial, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu membandingkan gaya orang Jawa dan Sumatera.

“Orang Sumatera itu bicara terang-terangan, datang nampak hidung, pulang nampak punggung. Kalau Jawa datang nampak hidung, pulang nampak hidung karena mundur dia pulangnya,” ucap Tengku Zul saat menyampaikan tausiah dalam acara Tabligh Akbar MAN 2 Model Medan.

BACA JUGA:

Tengku Zul mengatakan, penceramah asal Sumatera tidak boleh disamakan dengan penceramah asal Jawa.

“Biar kami ustadz-ustadz Sumatera dengan gaya Sumatera. Jangan disuruh kami gaya Solo,” pinta Tengku Zul.

Tengku Zul menirukan gaya uztadz Sumatera menyampaikan dakwah. Ia juga menirukan gaya penceramah Solo.

“Ustadz Solo lain, ‘kita itu harus begini, kalau tidak begitu berbahaya’. Dia lahir dengan gaya Solo,” kata Tengku Zul menirukan gaya ustaz Solo.

“Aku dengan Medanku, tak senang kau kita selesaikan di luar,” kata Tengku Zulkarnain.

Berikut komentar para netizen:

Akun twitter @AtikaFaya “Ayok cak ning, kangmas mbakyu, dimas diajeng, raden mas raden ayu, dulur lanang dulur wedok, bantu rt nganti diwoco

‪@ustadtengkuzul  … Ben ora ngremehne bongso jowo, iso ngrasakne welas asihe wong jowo

Ojo lali tagare”

‪#TengkuzulRasis

Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid dalam akun twitternya menilai ceramah Tengku Zulkarnain sangat provokatif dan bisa menyulut permusuhan etnis Jawa dan Sumatera.

BACA JUGA:

“Saya yakin tak ada yg minta @ustadtengkuzul unt ceramah dg gaya suku tertentu, jgn krn tdk suka dg presiden, anda pidato & melontarkan kata2 diumum yg membangun kebencian & rasa benci pd org dg sentimen etnis, anda bs dituntut dg UU 40/2008 Ttg Penghapusan Diskriminasi Ras/etnis,” cetus Muannas Al Alaidid melalui akun Twitter-nya, Jumat (24/7/2020).

Pengacara yang pernah menjadi kuasa hukum Abu Bakar Baasyir itu mengatakan, ceramah Tengku Zulkarnain terindikasi melanggar UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan melanggar pasal 156 KUHP.

Pasal 156 berbunyi: Barang siapa di muka umum menyatakan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

“Indikasi pidana oleh @ustadtengkuzul tergambar dlm ceramah itu membangun rasa permusuhan antar etnis jawa & sumatra sbgmn UU No.40/2008 & Ps.156 KUHP,” kata Muannad.

Ia menyebut ceramah Tengku Zulkarnain bukan delik aduan, sehingga bisa langsung diproses oleh polisi.

Namun jika polisi tidak melakukan tindakan, maka harus ada yang inisiatif untuk melaporkan Tengku Zulkarnain ke polisi.

“Ini bkn delik aduan bisa diproses tnp laporan. Kt lihat perkembangan klo tdk, terpaksa hrs ada pihak yg inisiatif buat laporan,” tambah Muannas Alaidid. (ARN/PojokSatu)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.769 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.957.068 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: