NewsTicker

Teheran: AS akan Menyesal Berani Teror Pesawat Iran

Teheran: AS akan Menyesal Berani Teror Pesawat Iran Mahan Air, Iran

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Teheran berjanji akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk membuat Washington menyesali terror baru-baru ini terhadap pesawat penumpang Iran oleh dua jet tempur AS.

Berbicara dalam konferensi pers di Teheran pada Hari Senin (27/07), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, menyebut insiden Hari Kamis diruang udara Suriah itu sebagai tindakan “teroris dan permusuhan” yang sangat berbahaya serta bertentangan dengan semua hukum dan norma internasional, dengan menambahkan bahwa Republik Islam akan menanggapinya pada waktunya.

BACA JUGA:

“Amerika mencoba segala macam premanisme,” kata Mousavi, mencatat bahwa insiden itu menunjukkan AS telah mulai menggunakan “pembajakan udara setelah pembajakan laut” ujarnya merujuk pada pelecehan Amerika terhadap kapal-kapal Iran di Teluk Persia.

“Kementerian Luar Negeri Iran, bersama dengan Staf Umum Angkatan Bersenjata, Kehakiman, dan Organisasi Penerbangan Sipil Iran, pasti akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membuat Amerika menyesali episode ini,” kata Mousavi.

Misi Republik Islam Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mulai mengambil beberapa tindakan, kata jurubicara itu. Setelah laporan akhir tentang insiden itu keluar, Teheran akan mulai mengambil langkah-langkah hukum dan diplomatik lainnya, termasuk mengajukan pengaduan dan mengejar masalah tersebut, tambahnya.

Insiden itu melibatkan jet-jet tempur AS yang terbang sangat dekat dengan Penerbangan 1152 Mahan Air setelah lepas landas dari Teheran dan sedang menuju ke Beirut.

BACA JUGA:

Otoritas penerbangan sipil Suriah menyatakan bahwa insiden terjadi didalam wilayah udaranya di atas wilayah al-Tanf.

Komando Pusat yang mengarahkan pasukan AS di Asia Barat mengkonfirmasi kemudian bahwa satu pesawat F-15 telah melakukan “inspeksi visual” terhadap pesawat Iran diatas pangkalan militer AS di al-Tanf.

Pilot pesawat itu terpaksa menurunkan ketinggian dengan cepat untuk menghindari tabrakan dengan pesawat tempur Amerika. Tindakan cepat dan berani yang ia lakukan mau tidak mau mengakibatkan cedera pada beberapa penumpang, yang kepala mereka terbentur langit-langit pesawat. Namun, penerbangan itu mendarat dengan selamat di ibukota Lebanon, dan semua penumpang meninggalkan pesawat. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: